“Jadi Apindo harus pintar untuk bisa hadirkan investor padat karya nanti kita juga dorong pemerintah untuk menyiapkan Jalan Lingkar Utara (JLU) selain JLS dan untuk upah dibawah UMK saya juga bakal bertanggungjawab, kalau misalnya di Cilegon Rp4,3 juta bisalah nanti upahnya Rp2,3 atau Rp2,8 juta karena kita ngambil UMK Provinsi. Intinya bagaimana investor padat karya mau datang ke Cilegon biar pengangguran terus berkurang,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua terpilih DPK Apindo Kota Cilegon masa bhakti 2023-2028, Tomi Rahmatullah mengatakan, banyak faktor yang perlu dipertimbangkan oleh investor seperti geografis, kondisi dari industri dan penunjang di sekitarnya. Karena perusahaan itu tidak bisa berdiri sendiri harus didukung oleh industri-industri lainnya.
“Itu sangat baik harapan dari Pak Ketua Dewan agar adanya investor padat karya di Cilegon tentu tidak lain tujuannya adalah penyerapan tenaga kerja di Cilegon menjadi banyak,” pungkasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aditya











