“Saat dicek ada pelaku, namun tidak mau ke luar. Setelah setengah jam kemudian atau sekira pukul 03.30 WIB, oleh saksi dicek kembali ternyata di dalam kamar mandi ditemukan bercak darah sehingga menimbulkan kecurigaan oleh pemilik kontrakan,” katanya.
Kemudian, diungkapkan Shilton, pemilik kontrakan berikut dengan warga tinggal di sana melakukan pengecekan ke kamar pelaku. Sehingga di sana ditemukan bungkusan kain, ternyata setelah dicek itu adalah bayi berjenis kelamin laki-laki.
“Yang memang saat dibuka keadaannya sudah kritis. Sempat ada upaya untuk menyelamatkan korban namun ternyata bayi tersebut tidak dapat terselamatkan,” katanya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Jajaran Satreskrim Polres Pandeglang dengan Polsek Cadasari langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan autopsi terhadap jenazah bayi dan melakukan visum, kepada ibu yang melahirkan, bayi tersebut. Kemudian memeriksa beberapa saksi dan juga menambahkan pemeriksaan dari ahli psikologi.











