Progres tujuh program ini akan ditagih oleh DPRD Banten dalam rakor tiga bulan ke depan. “Kami memberi kesempatan kepada Direksi baru memperbaiki semuanya. Kita nanti tiga bulan akan rakor lagi, progresnya sejauh apa,” ungkap Faizal, kemarin.
Selain itu, Faizal meminta layanan Bank Banten segera direvitalisasi menuju era digitalisasi. Ini sesuai tuntutan zaman. “Program digitalisasi juga harus menjadi perhatian Bank Banten, ke depan program ini harus sudah dilaksanakan,” tegasnya.
Sebelumnya, tujuh program utama itu sempat disinggung Faizal sehari setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Banten atau Kamis (26/1) lalu.
Saat itu, Faizal meminta Direksi dan Komisaris Bank Banten secara selektif memberikan kredit dan menjadikannya sebagai bank terpercaya.
Dia juga berharap biaya operasional turun di bawah 100 persen. “NPL (non performing loan-red) harus terus diturunkan dan cari dana murah,” ujar Faizal, beberapa waktu lalu.
Politikus Partai Golkar ini mengaku akan tetap mengawasi kinerja Bank Banten. “Tinggal kita tunggu tiga bulan ke depan. Kita lihat tren perkembangannya. Khususnya efisiensi operasional dan kepercayaan masyarakat,” ungkap Faizal.











