“Sehingga perlu menjadi atensi dan skala prioritas dalam pengambilan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah,” pungkas Nana.
Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA mengungkapkan, Kemendagri memberikan bantuan 14 unit motor trail untuk 14 BPBD kabupaten/kota serta 14 portable fire pump untuk 14 Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten/kota se- Indonesia.
“Bantuan pemerintah pusat ini diberikan terkait ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) sub-urusan bencana dan sub-urusan kebakaran kepada 28 pemerintah kabupaten/kota,” kata Safrizal dalam rilis Puspen Kemendagri yang diterima Radar Banten.
Ia melanjutkan, penyerahan bantuan tersebut untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di bidang bencana dan kebakaran.
“Identifikasi cepat dengan peringatan dini bencana adalah upaya pengurangan risiko sebagai wujud pelaksanaan SPM dari Permendagri 101 Tahun 2018 dalam koridor waktu response time maksimal 15 menit tiba di lokasi bencana atau kebakaran,” tutur Safrizal.
Safrizal berharap, bantuan yang telah diterima Pemda tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Berdasarkan prediksi BMKG, tahun 2023 diperkirakan bakal lebih kering dibandingkan tahun 2022. Sehingga bisa berdampak peningkatan bencana kebakaran dalam skala luas. Jadi seluruh daerah diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana kebakaran dan karhutla,” bebernya. *
Reporter: Deni Saprowi
Editor: Aas Arbi











