KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 21.00 WIB menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Banjir terjadi hingga hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Tangerang, banjir terjadi di beberapa kecamatan, seperti Periuk, Cipondoh, Karangtengah, Jatiuwung, Ciledug, Cibodas, Pinang, Larangan, Karawaci, hingga Benda.
Di Kecamatan Periuk, banjir terpantau di sejumlah titik seperti Jalan Utama Villa Mutiara Pluit dengan ketinggian sekitar 40 cm, Jalan Utama Danau Situ Bulakan sekitar 60 cm, serta Jalan Raya Duta Perum Taman Cibodas sekitar 50 cm. Bahkan, di kawasan Jembatan Alamanda, Gerbang Raya, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 150 cm.
Di Kecamatan Cipondoh, banjir terjadi di Kampung Candulan, RT 002 RW 06, Kelurahan Petir, dengan ketinggian sekitar 70 cm.
Di Kecamatan Karangtengah, banjir juga dilaporkan terjadi di Kompleks Ciledug Indah 1, Pedurenan, yang merendam jalan dan kawasan perumahan.
Banjir juga dilaporkan di beberapa wilayah lain seperti Perum Magnolia Jatake di Kecamatan Jatiuwung, Perum Duren Villa dan Griya Kencana di Kecamatan Ciledug, serta sejumlah titik di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas.
Di Kecamatan Pinang, banjir setinggi sekitar 40 cm terjadi di wilayah Panunggangan Utara dan berdampak pada sekitar 50 Kepala Keluarga.
Sementara, di Kecamatan Larangan, banjir terjadi di Perumahan Taman Cipulir, Cipadu Jaya, akibat tanggul yang dilaporkan jebol.
Banjir juga merendam permukiman warga di Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, serta wilayah Belendung di Kecamatan Benda dengan ketinggian air sekitar 50-60 cm.
BPBD Kota Tangerang melaporkan, hujan deras yang turun tanpa henti sejak Sabtu malam menjadi penyebab utama terjadinya banjir dan genangan di berbagai lokasi.
Akibat kejadian ini, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke beberapa lokasi seperti RPH dan Musala Petir di Kecamatan Cipondoh yang menampung sekitar 60 Kepala Keluarga, Masjid Ma’arif Petir sekitar 20 Kepala Keluarga, serta GOR Total Persada.
Editor: Agus Priwandono











