RADARBANTEN.CO.ID – Ikatan Mahasiswa Baros (Ikamaba) sudah menginjak usia ke 13 tahun. Organisasi yang anggotanya mencapai puluhan ini terus mengawal pembangunan di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
Terkini, di Kecamatan Baros ada Pembangunan Pasar Baros yang sudah mulai tahap relokasi pedagang ke Pasar Sementara. Anggota Ikamaba terus mengawal proses pembangunan hingga selesai.
Namun, kendati sedang ada pembangunan pasar, namun masih ada empat persoalan yang masih menjadi PR. Keempat PR tersebut merupakan beberapa masalah yang seringkali terjadi di Kecamatan Baros bahkan bersifat tahunan. Hingga hari ini, masalah tersebut belum juga terselesaikan.
Dewan Pembina Ikamaba Uwes Al Qarni mengatakan, keempat masalah itu ialah kemacetan, banjir, jalan berlubang di Jalan Raya Serang-Pandeglang yang kerap menelan korban, dan sempitnya irigasi.
“Keempat masalah itu menjadi PR yang harus terus kami perjuangkan,” kata Uwes kepada Radar Banten di kediamannya di Baros.
Dijelaskan Uwes, terkait upaya Ikamaba dalam menyelesaikan keempat persoalan tersebut sudah dilakukan sejak lama. Namun, Uwes mengaku mengalami kesulitan melakukan koordinasi dengan aparat yang berwenang.











