Dalam satu bulan, BAZNAS mengalokasikan bantuan jambanisasi untuk empat hingga lima orang atau keluarga.
“BAZNAS bisa bantu setelah dilakukan survei jika itu mustahik. Dulu pernah ada ajuan, ternyata ASN, akhirnya dicoret,” tuturnya.
Yusuf Tojirin, mengaku mendapatkan bantuan uang sebesar Rp10 juta dari BAZNAS Kota Cilegon untuk membangun toilet.
Ia mengaku bersyukur karena selama ini harus menumpang ke orang lain setiap ingin buang air besar.
“Kebon di sini udah susah, jadi numpang aja ke saudara,” ujarnya.
Pria yang bekerja serabutan itu mengaku bersyukur, karena rumah yang saat ini ia tempati pun merupakan bantuan dari program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Saya tinggal bertiga dengan adik-adik, dulu rumah gak begini, ini juga hasil bantuan,” ujarnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











