TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di Kota Tangerang Selatan hingga saat ini masih ada warga yang tidak punya jamban. Karena itu Pemkot Tangerang Selatan pada tahun ini akan membangun 1.800 septic tank untuk warga yang masih buang ari besar (BAB) sembarangan.
Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Budi Rachmat mengatakan, anggaran untuk membangun 1.800 septic tank sekitar Rp20 miliar.
Menurut Budi, saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi dan mengecek ke lapangan data warga yang belum memiliki septic tank secara by name by address.
“Sajak Januari sampai Februari ini kami inventarisir data dari Dinas Kesehatan. Karena di lapangan ada yang sudah meninggal, pindah dan sudah dibangun septic tank-nya,” ujar Budi di Puspemkot Tangsel, Rabu, 8 Februari 2023.
Setelah pendataan di lapangan selesai, lanjut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk melakukan tender.
Menurutnya, diperlukan sekitar lima perusahaan untuk menangani pembangunan septic tank. Septic tank yang akan dibangun adalah jenis biotank.
“Kami ingin kontraktor yang mengerjakannya spesifik di bidangnya. Kami tidak ingin kontraktor yang mengerjakan septic tank ini kontraktor yang biasa mengerjakan bangunan atau jalan,” jelasnya.
Budi mengatakan, pembangunan septic tank ini juga disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki warga. Jika lahannya sempit hanya dibuatkan septic tank saja. Namun, jika lahannya mencukupi, maka akan dibangun biotank lengkap dengan septic tank, sumur resapan, dan bak kontrol. *
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aas Arbi











