Oman mengaku, akan merapikan material bangunan yang ada di lokasi rumah yang ambruk. Material yang masih bisa digunakan akan dipisahkan untuk pembangunan kembali rumahnya tersebut. Tapi, material yang sudah lapuk dan hancur akan digunakan untuk bahan bakar.
“Harapannya, ada uluran tangan dari pemerintah untuk pembangunan kembali rumah yang ambruk,” harapnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Febby Rizki Pratama membenarkan, rumah Oman di Pasirtanjung ambruk. Kondisi bangunan diduga sudah lapuk dan tidak kuat menahan beban genting yang diguyur hujan terus menerus.
“Iya, ada dua rumah yang ambruk di Rangkasbitung dan Sobang. Di Rangkasbitung diduga akibat bangunannya sudah lapuk, sedangkan di Sobang akibat longsor,” jelasnya.
Dijelaskan Febby, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Lebak dan Banten. Untuk itu, dia meminta masyarakat di_28 kecamatan tetap waspada. Apalagi, gelombang di pesisir Pantai Lebak selatan cukup tinggi, yakni mencapai empat meter. Sehingga membahayakan keselamatan nelayan dan wisatawan yang beraktivitas di pantai.











