Ia berhasil mendapatkan beberapa prestasi, di antaranya penulis buku nasional ada tapi tak dianggap 2022, penulis buku nasional ada tapi tak lagi sama 2022, Top 4 kontribusi buku terbanyak by eksemplar penerbit gradien media tama 2022, Top 5 kontribusi buku self improvement 2022, dan zetizen icon literasi 2022.
Selain dari prestasi menulis, ia juga memiliki prestasi seperti second runner-up zetizen icon 2022, duta jurusan BK Untirta 2021 dan Finalis Top 30 FKIP Untirta 2021.
“Ketika buku itu sudah ada ditangan pembaca, dan dibaca oleh pembaca. Penulis membiarkan mereka untuk mengartikan sesuai dengan pemahaman pembaca. Dengan adanya buku ini semoga bisa menjawab over thinking anak muda dan semoga mewakili keresahan pembaca, menemani orang-orang yang memiliki perasaan yang sama bahkan bagi orang-orang yang belum bisa mengungkapkannya secara langsung”, Harapnya.
Bagaimana sih penilaian dari para pembaca? Berikut reviewnya!
“Buku ini mewakili perasaan yang kita rasakan, hati yang selalu tersakiti, ekspektasi yang sedang kita jalani, pemikiran yang kadang tak kunjung menjadi kenyataan, dan segala hal yang menjadi bumbu-bumbu dalam kehidupan”, ungkapnya dalam postingan akun instagram @green_peac3.
“Buku ini cocok buat mereka yang sedang merasakan jatuh cinta agar tdk terlalu bucin. buat mereka yg sedang merasa patah hati krn diabaikan: ditolak: atau yg memendam cinta eaaak. Tenang… teman yg sedang mengalami hal yg aku sebutkan diatas kalian gak sendiri semuanya aku pernah alami”, ungkapnya dalam postingan instagram @savikawilsa.
Penulis : Syadad Asadullah
Editor: Abdul Rozak











