Karena itu, Chandra Asri melihat kesempatan untuk membeli saham dua perusahaan itu sebagai peluang untuk mengembangkan usaha di masa depan.
“Pertimbangannya investasi, dan strategi pengembangan usaha sangat mendukung dan ketiga ada oportunity kedepan, tiga hal tersebut menjadi pertimbangan CAP berpartisipasi dalam akuisisi KDL maupun KTI,” tuturnya.
Sebelumnya dalam keterangan tertulis, Direktur Utama PT Krakatau Sarana Infrastrukur Agus Nizar Vidiansyah menjelaskan, pembelian saham tersebut akan dilakukan setelah masing-masing pihak telah memenuhi kondisi prasyarat sesuai dengan yang telah disepakati dalam CSPA.
“Sedangkan penandatanganan SHA adalah merupakan salah satu dari beberapa prasyarat yang perlu dipenuhi dalam CSPA, oleh karenanya SHA tersebut belum menjadi efektif saat ini dan baru akan efektif setelah seluruh prasyarat telah terpenuhi, yaitu pada Tanggal Penutupan nanti,” jelas Agus Nizar Vidiansyah.
Lebih lanjut Agus Nizar Vidiansyah menyampaikan bahwa proses divestasi anak usaha PT KSI selain dilakukan untuk keperluan pemenuhan kewajiban PTKS sesuai dengan Perjanjian Kredit Restrukturisasi dengan kreditur juga guna mewujudkan sinergi bisnis antara Chandra Asri dan PT KS Grup.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Abdul Rozak












