“Jadi agak rumit juga pekerjaan BKPSDM. Terlebih kemarin banyak permasalahan karena kita tidak dilibatkan dalam verifikasi seleksi CPNS dan P3K,” katanya.
BKPSDM hanya menerima data ketika sudah lulus dan lolos. Sedangkan proses verifikasi oleh pusat.
“Setelah data terima, nah di kita ada pemberkasan manual, verifikasi ulang yang sudah lulus melampirkan ini dan ini. Banyak yang tidak lengkap, diantaranya waktu daftar itu mereka, ada D3 misalkan kok masuk dan lulus, ada yang belum ada ijazahnya sudah lulus hanya pakai keterangan lulus tes ke sana, kan waktu pemberkasan manual harus membuktikan yang riil juga,” katanya.
Memasuki tahun 2023, Amri mengungkapkan, jumlah tenaga honorer akan berkurang seiring dengan sebagian jumlah guru dan tenaga kesehatan telah mengikuti tes seleksi PPPK dan CPNS tahun 2022.
“Sekarang belum diumumkan hasilnya. Nanti setelah ada pengumuman baru akan diketahui data riil berapa berkurangnya,” katanya.











