“Lalu bagaimana nasib mereka ini. Di satu sisi khusus satpol PP dan operator sekolah rata-rata SLTA, yang sudah mengabdi sekian tahun, sekian puluhan tahun, termasuk di kecamatan itu yang memerlukan pemikiran kita,” katanya.
Mereka sadar misalkan saja kalau usianya masih muda mungkin bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Akan tetapi usia mereka sudah lewat.
“Sementara kalau dilihat dari masa kerja mereka sudah mengabdi puluhan tahun. Nah itu kami mencoba melobi ke BKN ke Menpan RB supaya diadakan formasi untuk SLTA, atau kita mengusulkan bagaimana ini kalau melihat ya dari pengabdian sudah begitu lama diprioritaskan itu upaya kita,” katanya.
Upaya itu akan ditempuh karena kalau melihat data honorer di Disdik saja dari 6363 itu tenaga pengajarnya hanya 4916 yang lainnya 1.444 orang itu bukan guru tetapi operator. Hal sama di Dinas Kesehatan itu dari 1.749 itu yang medis paramedisnya, dokter perawat, bidan, hanya 1.259 orang yang lainnya 490 itu SLTA.











