“Pencegahan itu lebih baik, karena kalau sudah jatuh sakit itu tidak menjamin untuk sembuh dan dipastikan bakal mengeluarkan biaya yang mahal. Jadi kita harus bergerak bersama baik masyarakat maupun pemerintah harus melakukan pencegahan dengan hidup sehat dan bersih,” paparnya.
Untuk itu, pihaknya menekankan kepada para kader dan masyarakat agar penerapan PHBS di lingkungan rumah tangga benar-benar dilaksanakan karena itu menjadi hal penting untuk menjaga keluarga atau lingkungan menjadi sehat.
Diketahui, 10 indikator PHBS yang harus dilaksanakan di rumah tangga diantaranya, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi ASI ekslusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan tidak merokok dalam rumah. (*)
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











