Tindikan juga bisa menyebabkan kerusakan saraf dan jaringan pada alat kelamin. Hal itu sangat mungkin terjadi jika yang memasang tindik kurang ahli, sehingga saraf penis ikut tertusuk atau luka saat prosedur pemasangan tindik.
Kerusakan saraf sangat berbahaya dan berdampak fatal, karena bisa-bisa lelaki yang memasang tindik pada kelaminnya justru hilang sensitivitasnya.
Namun, untuk diketahui, ada juga beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat organ intim setelah ditindik agar tetap sehat dan terhindar dari bahaya-bahaya tadi.
Menurut situs University of Michigan, langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam merawat tindikan pada organ intim, di antaranya, jangan menyentuh tindik karena tangan mungkin membawa kuman yang dapat menyebabkan infeksi.
Gunakan campuran air hangat dan garam atau sabun antibakteri cair untuk membantu penyembuhan dan mencegah infeksi.
Jangan gunakan hidrogen peroksida atau alkohol pada tindikan karena produk ini dapat mengiritasi kulit sensitif.
Hindari penggunaan salep, gel, atau krim antibiotik pada tindikan karena dapat mencegah oksigen mencapai area tersebut.











