LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Santri Pondok Pesantren Riyadul Wildan, Indra (21) yang terseret arus Sungai Cikeuyep ditemukan meninggal dunia pada Jumat 3 Maret 2023 sekira pukul 6.30 WIB.
Lokasi penemuan korban satu kilometer dari titik tenggelam di Kampung Pasireurih, Desa Gununganten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.
Jenazah korban pertama kali ditemukan Sahrudin, petani yang akan berangkat ke sawah. Dia kaget melihat mayat mengambang di sungai. Karena itu, Sahrudin langsung menginformasikan penemuan mayat kepada warga yang lain.
Jafar Toha, warga Gununganten membenarkan, mayat santri yang tenggelam di Sungai Cikeuyep telah ditemukan. Warga bersama tim Search and Rescue (SAR) gabungan kemudian mengevakuasi korban ke pinggir sungai.
“Selanjutnya, korban dibawa ke Ponpes Riyadul Wildan untuk dimandikan dan disalatkan,” kata Jafar.
Dijelaskan Jafar, orangtua korban menolak anaknya dioutopsi. Untuk itu, setelah dimandikan dan disalatkan, jenazah Indra akan langsung dibawa ke rumah duka di Cikole, Kabupaten Pandeglang untuk dimakamkan.
“Korban akan dimakamkan di kampung halamannya di Pandeglang. Insyaallah setelah disalatkan akan langsung dibawa oleh pihak keluarga,” ungkapnya.
Untuk kegiatan operasi SAR, kata Jafar, melibatkan tim gabungan dari Polsek Cimarga, TNI, Basarnas, BPBD, Tagana, Pemerintah Desa Gununganten dan masyarakat sekitar. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR otomatis dihentikan.
Reporter : Mastur











