SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Baru setahun menjabat di periode pertama, Kades Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang Salamunasir dikenal dekat dengan warga.
Namun, malang nasib Kepala Desa (Kades) Curuggoong Salamunasir, hidupnya berakhir di tangan seorang mantri RSUD Provinsi Banten Suhendi.
Diketahui, sebelum terjadi peristiwa penusukan jarum suntik di bagian punggung, sempat terjadi cekcok antara Kades Salamunasir dan Mantri Suhendi.
Peristiwa itu menggemparkan warga Desa Curuggoong, karena kades dikenal sebagai sosok pemimpin dan pribadi yang ramah. Setiap harinya, Kades Salamunasir sering berkeliling ke rumah-rumah warga.
Beberapa hari sebelum peristiwa itu, korban juga sempat membuka acara istifalan di Madrasah Raodhotunnajah Cirahab pada Jumat 10 Maret 2023 dan hadir dalam acara Panen Raya Kedelai di Padarincang.
Korban meninggalkan seorang istri atas nama Ani, yang merupakan guru Sekolah Dasar (SD) Sukamanah, serta tiga orang anak.
“Pak Kades itu orangnya ramah, dia baru ngejabat setahun dan ini periode pertama,” kata Ketua RT 013 RW 05 Kampung Curuggoong Masigit Bahrain.
Selain itu, kata Bahrain, Kades Salamunasir juga termasuk pemimpin yang aktif, selalu hadir di acara pengajian warga dan selalu hadir di acara pernikahan. “Kalau diundang pasti beliau mah hadir,” pungkasnya.
Reporter : Haidaroh
Editor: Mastur












