RADARBANTEN.CO.ID – Hari Raya Nyepi merupakan hari besar umat Hindu dan selalu dirayakan setiap tahunnya.
Dalam merayakan Hari Raya Nyepi, umat Hindu melakukan beberapa upacara ritual.
Dengan meriahnya upacara ritual yang dilakukan umat Hindu pada Hari Raya Nyepi, banyak turis asing yang senang melihatnya.
Hari Raya Nyepi merupakan hari raya bagi umat Hindu. Setiap pergantian tahun baru saka, umat Hindu selalu merayakan hari raya nyepi. Daerah yang paling identic dalam merayakan perayaan nyepi yaitu Bali.
Hari raya nyepi dalam agama Hindu sangat berarti. Tak heran jika pada saat hari raya nyepi, masyarakat pulau dewata bali dilarang untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti keluar rumah (kecuali keadaan darurat).
Bahkan masyarakat dilarang untuk menyalakan cahaya atau api. Tujuannya tak lain untuk membuat suasana pulau dewata menjadi sepi. Selama perayaan nyepi, pulau dewata akan terasa hening.
Selain larangan tersebut, umat Hindu juga menjalankan beberapa tradisi dalam menyambut hari raya nyepi.
- Upacara Melasti
Mengawali perayaan nyepi, umat Hindu di bali akan melakukan upacara ritual Melasti. Upacara ritual ini merupakan ritual pembersihan bhuwana agung (jagat raya) baik dari diri sendiri maupun alam semesta.
Upacara ritual ini sering dilakukan dengan tujuan untuk mencari air guna membersihkan atau menyucikan diri dari sifat buruk.
Biasanya umat Hindu melakukan ritual Melasti di pura yang berada di dekat laut. Dalam melaksanakan ritual suci ini, umat Hindu akan membawa sesaji dan peralatan suci.











