- Tawur Kesanga
tawur kesanga atau disebut juga dengan tradisi Pengerupukan. Upacara tawur kesanga merupakan upacara ritual yang diselenggarakan sehari sebelum merayakan Nyepi. Dalam melakukan upacara ritual tawur kesanga identic dengan pawai festival ogoh-ogoh.
Menurut umat Hindu, pawai ogoh-ogoh merupakan perwujudan dari sifat buruk. oleh karena itu, setiap ogoh-ogoh yang telah ikut festival akan dibakar sebagai wujud pembersihan sifat jahat manusia.
Upacara ritual satu ini juga menjadi daya Tarik turis. Hal ini karena upacara ritual Tawur kesanga dilakukan dengan mengarak ogoh-ogoh yang dilakukan oleh orang banyak.
- Nyepi
Nyepi merupakan tradisi puncak dalam perayaan hari raya nyepi. Dimana pada perayaan ini masyarakat dewata akan mengendalikan dirinya untuk tidak keluar dari rumah.
Hal ini untuk menghindari tubuh dari kegiatan yang akan mengotori badan. Selain membatasi aktivitas keluar rumah, masyarakat bali juga dilarang untuk menyalakan cahaya atau api. Kegiatan ini dilakukan selama 24 jam saat perayaan hari raya nyepi.
- Ngembak Geni
Ngembak Geni memiliki erti telah berakhirnya catur brata penyepian. Oleh karena itu upacara ritual ngembak geni dilakukan setelah perayaan nyepi.
Berbeda dengan perayaan saat nyepi, pada perayaan ngambek geni umat hindu akan mengunjungi sanak saudara untuk saling memaafkan dengan memegang prinsip Tat Twam Asi, dengan artian aku adalah kamu dan kamu adalah aku.
Perayaan ngembak geni juga merupakan perayaan penutup dari sederet tradisi yang dilakukan umat hindu saat merayakan nyepi. Dengan adanya ngambek geni, menjadi pertanda untuk membuka lembaran kehidupan baru dengan hati yang bersih.
Itulah beberapa deretan ritual dalam menyambut hari raya nyepi bagi umat hindu.
Reporter : Nur Baeti
Editor : Abdul Rozak











