Sementara itu terduga pelaku DR, menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang.
“Dengan ini saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang. Khususnya masyarakat umum dan kepada keluarga korban saya meminta maaf sebesar – besarnya atas kejadian saya lakukan arogan,” katanya.
DR mengakui, kalau aksi arogannya kemarin, sampai viral karena merasa khilap. Ia mengaku kecapean usai mengikuti kegiatan gotong – royong.
“Keadaan saya capek habis gotong -royong menebang pohon yang tumbang melintang ke jalan (Senin, 20 Maret 2023 lalu). Mudah – mudahan ini menjadi perhatian buat saya sekali lagi saya meminta maaf sebesar – besarnya kepada keluarga korban, semoga permintaan maaf saya diterima oleh keluarga korban dan saya serahkan ke Polres Pandeglang untuk menangani perkara ini,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











