RADARBANTEN.CO.ID- Tips yang ke 2 dari 30 tips bahagia ala Dr Aidh Al Qarni ini cocok bagi yang sedang move on.
Sering meratapi masa lalu, kemudian bersedih karenanya dan mengabaikan hari yang tengah dijalani adalah suatu kesia-siaan.
Karena tangisan, ratapan, tidak akan pernah mengembalikan hal yang sudah berlalu.
Dr Aidh Al Qarni dalam poin ini menjelaskan, bahwa saat kita sibuk dengan masa lalu, kemudian mengabaikan masa depan, itu adalah suatu bencana yang besar.
Kenapa disebut bencana besar? Karena kita pasti akan kehilangan dua hal.
Pertama, masa lalu yang kita ratapi dan sudah pasti takkan kembali, dan yang kedua adalah hari ini yang kita abaikan.
Istilah di bawah ini mungkin klasik, tapi relevan.
Bahwa, kita tidak bisa mengembalikan bubur menjadi nasi ataupun beras, tetapi kita bisa meraciknya menjadi lezat dan layak dikonsumsi.
Artinya, kita tidak bisa kembali ke masa lalu, yang harus kita lakukan adalah bagaimana menjadikan hari ini lebih berharga.
Setiap orang berhak hidup lebih baik di hari ini.
Namun, itu semua bergantung pada bagaimana menyikapi hari yang sudah berlalu.
Jika kegagalan di masa lalu, hal-hal pedih yang pernah terjadi, dimaknai dengan positif dan menjadi bahan evaluasi, maka, dapat dipastikan bahwa hari setelahnya akan lebih baik.
Tetapi jika sebaliknya, maka sungguh, kehancuran itu pasti.
Manusia yang berpikir jernih tidak akan meratapi masa yang sudah berlalu, sebab air akan selalu mengalir ke bawah dan angin akan selalu berhembus ke depan.
Di akhir tulisan, Dr Aidh Al Qarni berpesan, janganlah melawan sunatullah dalam kehidupan.
Penulis: Pipih Shofiah
Editor: Aas Arbi











