3. Olahraga teratur
Cara lain untuk menjaga kesehatan prostat adalah dengan rutin berolahraga. Olahraga juga dapat membantu proses penyembuhan setelah operasi prostat.
Ada beberapa olahraga atau latihan untuk menjaga kesehatan prostat pada pria. Antara lain, senam kegel, senam aerobik, dan latihan penguatan otot prostat dengan mengangkat beban.
4. Berhenti merokok
Salah satu bahaya merokok yang sering diabaikan adalah kanker prostat. Jika Anda merokok secara teratur, Anda harus mencoba menghentikan kebiasaan tersebut.
Karbon monoksida yang terkandung dalam rokok dapat merusak sel darah merah. Hal ini mengurangi kemampuan tubuh untuk mengantarkan oksigen ke kelenjar prostat. Padahal, oksigen berperan besar dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel prostat.
Merokok juga akan menambahkan radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan mutasi gen dan perkembangan sel kanker dalam organ.
5. Kurangi minuman alkohol
Anda yang sering mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah besar perlu berhati-hati. Mengonsumsi minuman ini bisa meningkatkan risiko kanker prostat.
Studi terbitan BMC Cancer( 2016) menemukan bahwa mengonsumsi minuman alkohol setiap 10 hari meningkatkan risiko kanker sebanyak delapan persen. Konsumsi minuman beralkohol lebih dari lima kali sehari meningkatkan risiko hingga 18 persen.
Dampak ini berkaitan dengan senyawa hasil pemecahan alkohol di dalam tubuh, yakni asetaldehida yang bisa memicu masalah genetik dan radikal bebas. Keduanya bisa merangsang pembentukan sel kanker.
6. Batasi asupan lemak jenuh
Mengurangi asupan lemak jenuh merupakan cara penting untuk menjaga kesehatan prostat. Asupan tinggi lemak jenuh bisa memicu peradangan di dalam tubuh.
Lemak jenuh juga memiliki kalori lebih tinggi yang bisa meningkatkan risiko obesitas.
Jenis lemak ini juga memicu peningkatan hormon insulin suchlike growth factor dan androgen. Bila dalam kadar yang terlalu tinggi, kedua hormon ini meningkatkan risiko kanker prostat.
Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi ada pada daging merah, gorengan, margarin, mentega, dan bolu.
7. Berjemur
Berjemur merupakan upaya menjaga kesehatan yang tak kalah penting. Kegiatan ini bisa meningkatkan kadar vitamin D, yaitu vitamin yang bisa menghambat atau memperlambat pertumbuhan kanker.
Studi terbitan Oncotarget (2017) juga menemukan bahwa orang dengan kanker prostat memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah.
Cara berjemur yang tepat adalah pada pukul 09.00 selama lima menit, jemur bagian lengan dan betis saja, lakukan selama 2-3 kali seminggu, hentikan berjemur jika kulit tampak kemerahan.
8. Periksa prostat rutin
Skrining dianjurkan bila Anda berusia 40 tahun ke atas dan termasuk kelompok dengan risiko tinggi. Anda lebih berisiko memiliki kanker bila memiliki dua atau lebih anggota keluarga yang didiagnosis kanker prostat.
Bila bukan berada di kelompok tersebut, Anda bisa memulai rutin skrining sejak usia 55 tahun.
Skrining bisa dilakukan dengan metode colok dubur dan tes darah untuk menemukan antigen prostat spesifik atau tes PSA. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai skrining.
Menjaga kesehatan prostat bisa dimulai sedini mungkin. Hal penting yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat. (ful/don)











