BANJARNEGARA, RADARBANTEN.CO.ID – Peristiwa sadis terkuak di Banjarnegara, Jateng. Dukun pengganda uang, Slamet Tohari (45) membunuh 10 orang.
Korban kesadisan sang dukun pengganda uang dari Banjarnegara, Slamet Tohari diperkirakan bisa lebih dari 10 orang. Polisi belum terlalu mendalami kasus itu.
Terkuaknya kesadisan dukun pengganda uang dari Banjarnegara, Slamet Tohari ini yang membunuh 10 korbannya berawal dari laporan salah satu anak korban.
Dia berkomunikasi dengan ayahnya via whatsapp. Si ayah meminta jika sampai Minggu dirinya tak ada kabar, anaknya diminta datang ke lokasi bersama aparat.
“Ini di rumahnya Pak Slamet buat jaga2 kalo umur ayah pendek. Misal ayah gak ada kabar sampai hari minggu, km langsung ke lokasi. Bersam aparat, ya”.
“Glydas tau kok rumahnya,” demikian chat si ayah kepada anaknya dalam sebuag capture yang beredar di twitter, Selasa 4 April 2023 sekira pukul 07.29 WIB.
Polisi menduga, para korban dibunuh Slamet Tohari karena “bawel”. Korban sering menanyakan hasil penggandaan uang yang dilakukan Slamet Tohari.
Diduga semua korban tewas dengan cara diracun. Racun ikan fotas dicampur dengan minuman kopi yang disuguhkan kepada para korbannya.
Semua korbannya dikubur di lahan perkebunan milik Slamet Tohari. Dari video yang beredar di twitter salah satu korbannya adalah seorang wanita.
Dari video itu juga, petugas gabungan juga berhasil mengumpulkan sekumpulan tulang belulang manusia yang diduga juga korban kesadisan Slamet Tohari. (*)
Reporter: Agung S Pambudi
Editor: Agung S Pambudi











