PONDOKAREN, RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Tangsel mendapat pelatihan digital marketing oleh Kampus Bisnis Umar Usman, Minggu 9 April 2023.
Pelatihan kepada 150 pelaku UMKM ini dilakukan selama dua hari melalui seminar tanya jawab seputar ilmu digital marketing.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel Warman Syanudin mengatakan, seminar entrepreneurship seperti ini yang dibutuhkan pelaku UMKM di Tangsel. Sebab menurutnya di zaman serba digital, pelaku UMKM harus kreatif memasarkan produk mereka.
“Pelaku UMKM di Tangsel harus maju, harus meningkatkan kapasitasnya maka itu harus dilatih oleh narasumber dari Kampus Umar Usman,” ujar Warman.
Warman berharap dengan diadakannya seminar semacam ini, para pelaku UMKM terus termotivasi untuk menciptakan peluang bisnis dan memajukan bisnisnya.
“Jadi tidak perlu lagi mencari-cari pekerjaan, tapi menciptakan pekerjaan dan tentunya dapat mensejahterakan dirinya dan orang lain,” ujarnya.
Di tempat yang sama Direktur Kampus Bisnis Umar Usman Lily Zulaeha mengatakan, bahwa menurut penelitian dari Harvard University, sebuah negara akan maju jika jumlah UMKM-nya minimal 2 persen.
Maka dari itu seminar ini digelar melalui gerakan 1001 entrepreneur dengan program kampung wirausaha.
“Nah, dari situ kami ingin meningkatkan kapasitas dari pelaku usaha untuk terus meningkatkan bisnis mereka demi kemajuan Indonesia, khususnya di Tangsel,” ujar Lily.
Lily mengatakan, di Tangsel sendiri ada 147 ribu pelaku UMKM telah berkontribusi bagi pengembangan roda ekonomi Tangsel. Maka pihaknya juga ingin berkontribusi bersama-sama meningkatkan kapasitas dan skill berbisnis para pelaku UMKM Tangsel.
“Sehingga kesejahteraan masyarakat di Tangsel bisa terlaksana,” jelasnya.
Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangsel Rina Umar mengatakan akan mengakomodir pelaku UMKM untuk ikut dalam peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Pelaku UMKM adalah mereka pekerja mandiri yang wajib diberikan perlindungan terkait resiko sosial yang akan dihadapi. Kita berharap bahwa dengan kegiatan ini program jaminan sosial ketenagakerjaan yang selama ini mungkin belum banyak diketahui pelaku UMKM bisa tahu terkait manfaat program ini,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











