SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang meminta warga di area Frontage Unyur untuk bersabar, terkait penutupan kembali frontage oleh PT Kereta Api Indonesia pada Senin 10 April 2023.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan Pemkot Serang memenuhi persyaratan untuk membuka akses frontage.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, akses tersebut bisa dibuka setelah Pemkot Serang menyediakan fasilitas seperti rambu lalu lintas, palang pintu sampai dengan pos jaga.
“Saya berharap masyarakat harus sabar. Belum lama ini saya menandatangani untuk kesiapan memenuhi kebutuhan yang ditujukan pada Kementerian Perhubungan,” ujar Syafrudin, Rabu 12 April 2023.
“Kayak umpamanya ada pos penunggu, rambu-rambu dan sebagainya. Kalau itu tidak dipenuhi tidak akan diizinkan,” tambah Syafrudin.
Syafrudin berharap, frontage Unyur bisa dibuka dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setelah lebaran tahun ini. Pemkot Serang secara bertahap mempersiapkannya.
“Mudah-mudahan habis lebaran ini, enggak terlalu lama. Secara administrasi suratnya sudah keluar. Tinggal secara fisik kita sedang persiapkan,” katanya.
Syafrudin menegaskan, untuk mencabut patok itu menjadi kewenangan PT KAI, bukan Pemkot Serang dan masyarakat. Jadi, nanti setelah semuanya lengkap secara otomatis akan dibuka.
“Jadi sabar. Masyarakat sabar ya,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Serang, Bambang Kartika mengatakan, pembukaan jalur frontage akan dilakukan setelah semua rambu telah rampung terpasang.
“Semua ada prosesnya barangkali kita sudah berkoordinasi dengan kementerian. Semuanya itu sudah kita selesaikan satu-satu,” katanya.
Menurut Bambang, palang pintu sesuai dengan yang disampaikan kepada Kementerian Perhubungan dan yang sudah disetujui pihaknya akan menggunakan palang pintu elektrik.
“Kita rambunya nanti dibuat semuanya ada, SOP nya ada, setelah itu baru kita pasang semua,” katanya.
Kata Bambang, rambu lalu lintas efektifnya akan dipasang setelah lebaran. Hal ini sesuai dengan arahan Direktorat Jendral Perkeretaapian larangan sebelum lebaran tidak boleh ada aktivitas pekerjaan apapun.
“Sementara semua ditutup oleh PT KAI sampai semua selesai terpasang, untuk keamanan dan keselamatan juga. Nanti dibuka secara resmi di sini,” katanya.
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor: Aditya











