SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang berencana menutup sementara akses jalan lalu lintas Pasar Royal, Kota Serang tiga hari menjelang Idul Fitri.
Penutupan akses jalan lalu lintas Pasar Royal dilakukan sementara karena digunakan para pedagang dan pengunjung yang membludak.
Demikian disampaikan langsung oleh Walikota Serang Syafrudin usai menggelar Rapat Forkopimda di Aula Sekretariat Daerah Kota Serang, Senin 17 April 2023.
Syafrudin mengatakan, izin untuk para pedagang yang akan menutup lalu lintas di Pasar Royal sudah dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Polresta Serang.
“Penutupan Royal yang biasa dilakukan oleh para pedagang Opek, ini juga dibahas dan cukup tiga hari, sudah dikeluarkan izinnya dari dishub, kemudian dari polres dan lain-lain sudah dikeluarkan,” ujar Syafrudin kepada wartawan.
Menurutnya, langkah ini dilakukan, karena telah menjadi tradisi di Kota Serang. Pasar Royal ini akan ditutup H-3, karena biasanya masyarakat yang berkunjung sangat luar biasa dan menyebabkan macet total.
“Pasti akan menjadi jedogan menjelang lebaran ini, kemudian pasti juga yang hadir juga pas malam takbir penuh disitu,” katanya.
Syafrudin mengintruksikan kepada Dishub Kota Serang untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan menyiapkan kantong parkir bagi pengunjung.
“Hanya mungkin antisipasinya parkir dan rekayasa lalulintas tiga hari menjelang lebaran. H-3 lebaran sudah kita tutup, sudah dibahas keamanan dan lalu lintasnya,” terangnya.
Syafrudin menghimbau kepada masyarakat ketika berbelanja di Pasar untuk berhati-hati, karena marak pencurian, copet dan bentuk kejahatan lainnya yang mengintai masyarakat.
“Saya mengimbau kepada masyarakat kota serang kaitannya dengan penutupan Royal jangan sampai ada korban warga Serang,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, Ikbal mengatakan, kondisi Pasar Royal menjelang Idul Fitri menjadi langganan macet karena banyaknya jumlah pengunjung.
“Yang harus diwaspadai adalah ada titik-titik parkir yang harus kita siapkan. Mangkanya bagi masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan masuk kesitu sebaiknya hindari untuk menghindari kapasitas parkir yang dibutuhkan,” kata Ikbal.
Disinggung terkait dengan kondisi keamanan, Ikbal mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol-PP. Dishub fokus mengatur lalu lintas dan area parkir untuk warga.
“Antisipasinya saya sudah Kepala UPT Parkir untuk menugaskan timnya mobile di titik-titik parkir, karena meraka itu harus menerapkan parkir sesuai perda yang ditetapkan,” terangnya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor: Aas Arbi











