Untuk kendaraan roda empat yang sudah meninggalkan Sumatera pada periode arus balik tercatat sudah 84.381 unit atau sekitar 76 persen dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada mudik kemarin sebanyak 110.355 unit mobil pribadi.
“Sehingga masih ada sekitar 25.974 unit pemudik mobil pribadi atau 24 persen lagi yang akan kembali ke Jawa pada arus balik ini,” ujar Shelvy.
Adapun total kendaraan yang kembali dari Sumatera ke Jawa sebanyak 147.586 unit atau baru 69 persen dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode mudik sebanyak 213.737 unit.
Sehingga, total kendaraan yang belum kembali dari Sumatera ke Jawa diperkirakan sebanyak 66.151 unit atau sebesar 31 persen dari total kendaraan yang berangkat dari Jawa ke Sumatera pada periode mudik lalu.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, seluruh stakeholder harus berkolaborasi dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2023 yang diperkirakan akan terjadi lagi puncak arus balik kedua pada akhir pekan ini.
“Beberapa hari terakhir ini trennya landai, namun harus diantisipasi pemudik yang menunggu untuk kembali hingga akhir pekan ini. Kita harus tetap dapat melayani, dan saya lihat jika terjadi lonjakan, kita sudah siap,” tutur Menhub.
Dengan daya tampung Pelabuhan Bakauheni yang mencapai 39.000 unit kendaraan, volume kendaraan yang terus meningkat pasti akan terserap. Rencana cadangan juga dipersiapkan jika Pelabuhan Bakauheni telah melampaui kapasitas, yaitu pengalihan arus kendaraan ke Pelabuhan Panjang atau Pelabuhan BBJ.
Hal positif dalam penyelenggaran layanan arus mudik dan balik tahun ini, baik di Merak-Bakauheni maupun di tempat lain yaitu pemudik yang kooperatif untuk membeli tiket secara daring jauh-jauh hari, dan jumlah pengguna sepeda motor yang menurun. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











