Tingkat kebisingan suara biasanya diukur dalam desibel / dB. Semakin tinggi dB maka semakin tinggi pula risiko kerusakan telinga.
Menurut ahli, jika terus-menerus mendengarkan bunyi lebih dari 85 dB sangat memungkinkan untuk membuat kerusakan pendengaran.
Suara petasan / kembang api mencapai 150 dB jika petasan berada 1 meter di atas kepala / didekat kita.
Kategori Tingkatan Suara (desibel)
Lemah : 30 dB, sama dengan suara bisikan.
Sedang : 40 – 60 dB, sama dengan suara percakapan biasa, suara curah hujan dan suara pengering pakaian.
Keras : 70 – 90 dB, sama dengan suara vacum, alarm jam, hair dryer dan blender.
Sangat Keras : 90 – 110 dB, sama dengan mendengar bor tangan, alat pemotong rumput, gergaji mesin, dan suara maksimal MP3 player.
Menyakitkan : 120 dB ke atas, sama dengan mendengar suara pesawat lepas landas, bunyi sirine, senjata api, dan suara petasan / kembang api.
Bahaya Bermain Petasan
Bermain petasan akan aman dilakukan jika dalam pengawasan orang tua atau orang dewasa. Jika anak ingin bermain petasan lebih baik selalu didampingi agar tidak terjadi kecelakaan.
Kesadaran orang tua akan keamanan anak saat bermain petasan harus selalu ditingkatkan. Tidak ada yang ingin celaka saat bermain bukan?
Bermain petasan berisiko :
- Mengakibatkan luka bakar
- Membahayakan pendengaran
- Kerusakan pada telinga
- Kerusakan pada mata
- Jari tangan hilang / terluka parah
- Dapat menimbulkan kebakaran
- Menyebabkan kematian
Sanksi hukum bagi yang bermain petasan sembarangan:
- Penjara paling lama 12 tahun jika perbuatan tersebut menimbulkan bahaya umum bagi barang
- Penjara paling lama 15 tahun jika menimbulkan bahaya bagi nyawa orang lain
- Penjara seumur hidup / selama waktu tertentu paling lama 20 tahun jika menimbulkan bahaya nyawa bagi orang lain dan mengakibatkan orang meninggal dunia.
Sanksi tersebut ada dalam Pasal 187 KUHP tentang kejahatan membahayakan keamanan umum. Barang siapa yang dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan, atau banjir.
Hukumannya tidak main-main bukan? Maka dari itu yuk kita sama-sama tingkatkan rasa saling menghargai dan tingkatkan lagi kesadaran kita dalam melakukan sesuatu dalam prosedur yang aman agar terciptanya lingkungan yang aman.
Editor Haidaroh











