RADARBANTEN.CO.ID – Patah hati merupakan salah satu penderitaan mendalam yang dialami oleh seseorang saat kehilangan orang yang dicintainya.
Kehilangan orang yang dicintai akibat perceraian, putus hubungan, hingga penolakan cinta akan merasakan patah hati yang membuat sakit emosional.
Namun, ada beberapa cara yang dinilai ampuh untuk menghilangkan rasa patah hati menurut pakar psikologi, Poppy Amalya.
Pada kanal YouTube-nya, Poppy Amalya menjelaskan beberapa metode untuk melewati kesedihan karena patah hati, melalui fase kaget, rasa penyesalan, kemarahan, hingga akhirnya menerima.
Berikut ini cara ampun mengatasi patah hati menurut pakar psikologi Poppy Amalia
1. Menenangkan Diri
Menenangkan diri menjadi salah satu metode untuk menghilangkan patah hati menurun Poppy Amalya. Usai mengalami patah hati, seseorang perlu memiliki waktu untuk meresapi dan memproses apa yang terjadi.
Ia menyarankan untuk memfokuskan diri pada diri sendiri sebelum melangkah lebih jauh. “Fokuskan kepada diri sendiri lepaskan luka batinnya memaafkan terlebih dahulu,” kata Poppy Amalya.
2. Cari Teman untuk Bercerita
Selain menenangkan diri, cara menghilangkan patah hati bisa berbicara dengan orang yang tepat, baik itu sahabat, orangtua, pasangan, atau profesional seperti psikolog yang bisa membuatmu merasa nyaman dan dipercayai.
3. Penyesuaian
Setelah kondisi diri sudah tenang dan membaik dari sebelumnya, langkah berikutnya adalah proses penyesuaian.
Pada tahap ketiga ini, seseorang yang mengalami patah hati akan merasakan lebih damai dan mampu mengendalikan diri dengan baik. Mereka akan mulai memikirkan bagaimana cara memperbaiki dan memulihkan kembali kehidupannya.
4. Menerima
Setelah melewati tiga tahapan di atas, tahap selanjutnya adalah menerima. Tahapan akhir ini ditandai dengan kondisi yang lebih stabil dan tenang.
Salah satu cara untuk memperbaiki suasana hati adalah dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Setelah proses penyelesaian patah hati selesai, seseorang akan menerima kondisinya dengan ikhlas dan memulai memperbaiki hidup.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aas Arbi











