TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana revitalisasi Pasar Anyar, Kota Tangerang yang pengerjaannya akan dilakukan Kementerian PUPR disorot Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Kebijakan Publik Adib Miftahul.
Adib menilai revitalisasi tersebut sangat perlu dilakukan. Terlebih saat ini kondisi pasar semerawut dan kerap menimbulkan kemacetan akibat para pedagang meluber menjajakan dagangannya hingga ke jalan.
“Saya kira revitalisasi Pasar Anyar ini terlambat malah. Jadi revitalisasi itu sebuah keniscayaan. apalagi sekarang begitu semerawut. Kalau revitalisasi, bisa ditata, pendapatan asli daerah tidak bocor. Saya kira sudah sangat mendesak,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 3 Mei 2023.
Adib mengatakan, jika revitalisasi tersebut batal dilakukan akan menjadi beban politik bagi pemerintahan Arief R Wismansyah. Terlebih saat ini tengah memasuki tahun politik
“Jadi langkah Arief menurut saya sudah betul. Dia tidak akan meninggalkan sesuatu yang tidak beres kalau saya lihat,” tambahnya.
Direktur PD Pasar Kota Tangerang Titin Mulyati menyampaikan, revitalisasi Pasar Anyar ini merupakan program Pemerintah Pusat yang untuk menata ulang Pasar Anyar dan Meningkatkan Daya Saing Pasar Anyar terhadap menjamurnya pasar modern di Tangerang.
“Jadi ini arahan Pak Presiden Jokowi, lewat program kalau enggak salah namnya Pasar Rakyat. Sekitar tahun 2018 kan beliau pernah berkunjung ke Pasar Anyar dan alhamdulillah kita dapat bantuan dari Pak Presiden melalui PUPR untuk Penataan Pasar Anyar,” ujarnya.
Oleh karenanya Titin berharap penataan Pasar Anyar mendapatkan dukungan dari semua pihak agar arahan Presiden bisa segera direalisasikan.
“Makanya ini harusnya didukung oleh semua pihak mengingat semrawutnya Pasar Anyar. Kemudian kalau dibilang kita tidak menyediakan lokasi sementara agak aneh juga, karena kita sudah sediakan lokasinya di lantai 3,” pungkasnya.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











