“Kebanyakan anak SMK yang mau bikin kartu kuning, kalo SMA cuma sebagian aja,” kata Tendian.
Tendian mengaku, selama dirinya menjabat sebagai Sekretaris Disnakertrans Kota Serang, hal tersebut sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya.
“Jadi kalo abis kelulusan trend nya naik, itu kita sudah antisipasi karena sudah jadi kebiasaan,” ungkap Tendian.
Tendian mengatakan, selama satu minggu belakangan ini pihaknya selalu menerima ratusan pembuatan kartu kuning.
“Tadi aja biasanya jam satu siang sudah selesai, kalsu pagi paling banyak tidak sampai 50. Tadi pagi aja udah sampai 100 orang lebih,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Ahmad Lutfi











