TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Walikota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan akan memberi keleluasaan kepada masyarakat untuk membangun rumah ibadah di Tangsel.
Menurut Benyamin, Pemkot Tangsel akan memastikan pembangunan rumah ibadah tidak diganggu oleh pihak manapun.
Hal itu ia ungkapkan di hadapan para tokoh lintas umat beragama dalam acara halal bihalal yang diselenggarakan Forum Pemuda Lintas Agama Tangsel, Minggu 14 Mei 2023 di Restoran Telaga Seafood, BSD Serpong.
Benyamin mengatakan, kasus penolakan pendirian rumah ibadah pernah terjadi di Tangsel. Ia bercerita pada saat itu Pemkot Tangsel telah mengizinkan pendirian rumah ibadah, namun mendapat penolakan dari sekelompok orang.
“Saya mengalami penghambatan atau protes oleh sekelompok kecil orang ketika pendirian rumah ibadah, sementara kami Pemkot Tangsel telah mengeluarkan izin,” ungkap Benyamin.
Menurut Benyamin, ia menegaskan kepada kelompok yang menentang untuk mempersilakan menggugat pemberian izin tersebut.
“Saya tegaskan saat itu silakan gugat IMB (Izin Mendirikan Bangunan-red) yang kami terbitkan. Kalau saya kalah, saya yang akan robohkan sendiri bangunan itu, tapi kalau anda yang kalah patuhi kebijakan ini, Alhamdulilah prosesnya berjalan lancar ,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, upaya Pemkot Tangsel dalam menyikapi penolakan pendirian rumah ibadah saat itu diapresiasi oleh Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama.
Benyamin mengungkapkan dalam polemik penolakan pendirian rumah ibadah tidak dapat disikapi dengan emosional dan radikal apalagi dengan kekerasan intimidasi.
“Tapi justru dengan sikap yang bijaksana, arif dan toleran,” jelasnya.
Benyamin menambahkan bahwa kerukunan umat beragama di Tangsel saat ini sudah sangat baik. Berbagai acara keagamaaan dan hari-hari besar keagamaan diantara umat beragana saling membantu.
Hal itu menurutnya dapat terlihat ketika pemuda Masjid ikut menjaga keamanan dan ketentraman Natal di 12 lokasi di Tangsel.
“Begitu juga ketika Idul Fitri pemuda Kristen turut mengamankan kegiatan Salat Idul Fitri. Saya mendapatkan laporan dan saya saksikan sendiri,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Pembina Forum Pemuda Lintas Agama Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, kerukunan umat bergama di Tangsel sudah sangat baik dan ketika terjadi permasalahan keagamaan, baik Walikota Tangsel dan jajarannya serta semuan tokoh-tokoh agama berjibaku mencarikan solusi penyelesaian sehingga tidak terjadi konflik keagamaan. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











