slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Kisah Nenek 72 Tahun di Tangsel Bertahan Hidup dari Memulung Kardus, Hasilnya Tak Cukup untuk Biaya Kontrakan

Syaiful Adha by Syaiful Adha
25-04-2026 07:39:07
in Sosial Budaya, Tangerang
Ernawati di rumah kontrakannya

Ernawati di rumah kontrakannya

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Di usia senja, Ernawati yang berusia 72 tahun masih harus berjuang mencari nafkah seorang diri. Warga asli Bayur, Sumatera Barat itu tinggal sebatang kara di sebuah kontrakan sederhana di Gang Musholah Al Muttaqim, Kampung Dadap, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Sehari-hari, Ernawati mengais rezeki dengan memulung kardus bekas dari ruko-ruko di sekitar wilayah Serpong. Aktivitas itu dilakukannya sejak pagi hingga siang hari. Bahkan terkadang kembali keluar saat sore menjelang magrib.

Baca Juga :

Minim Data dan Dokumen, Ribuan Aset Wakaf di Tangsel Belum Aman Secara Hukum

Demi Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemkot Tangsel Perkuat Sektor UMKM

Musrenbang Kota Tangsel, Penanganan Stunting Jadi Prioritas

Pemkot Tangsel Gelar Bazar Sembako Murah 5 Maret 2026

“Nyari kardus di ruko-ruko. Berangkat pagi, pulang paling jam 11. Kadang kalau sore, pulangnya mau magrib,” ujar Ernawati, Jumat, 24 April 2026.

Kardus yang dikumpulkan tidak langsung dijual. Ia harus menunggu hingga terkumpul cukup banyak sebelum ditimbang ke pengepul. Dari hasil memulung selama hampir tiga minggu, Ernawati mengaku hanya mendapatkan sekitar Rp125 ribu. “Dari tanggal 4 sampai 24 itu dapatnya segitu. Kardus sama botol-botol,” katanya pelan.

Penghasilan tersebut tentu jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terlebih, ia harus membayar biaya kontrakan sebesar Rp500 ribu per bulan, belum termasuk kebutuhan listrik dan makan. “Buat bayar kontrakan,” ujarnya lirih.

Untuk menambah penghasilan, Ernawati juga sesekali berjualan kecil-kecilan seperti ikan asin dan bumbu dapur. Namun, keuntungan yang didapat sangat minim. “Untungnya kecil, satu renceng paling cuma seribu. Belum ongkos ke Parung Panjang buat belanja,” tuturnya.

Kondisi hidup Ernawati semakin memprihatinkan karena ia tinggal sendiri tanpa dukungan keluarga. Ia mengaku sudah lama tidak dikunjungi oleh anak-anaknya. “Enggak pernah datang,” katanya lirih.

Dalam kesehariannya, Ernawati juga menyempatkan waktu untuk mengaji, terutama di hari-hari tertentu saat tidak beraktivitas mencari barang bekas.

Tak Lagi Terima Bantuan dari Pemerintah

Meski hidup dalam keterbatasan, ia sesekali mendapatkan bantuan dari lingkungan sekitar. Ketua RT setempat pernah memberikan bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng. Selain itu, ia juga menerima bantuan sembako dari salah satu perusahaan swasta. “Pernah dapat beras sama minyak. Dari RT sama perusahaan,” ujarnya.

Ia mengaku sudah tidak lagi menerima bantuan uang dari pemerintah tahun ini. Ia hanya mengingat pernah mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu hingga Rp600 ribu pada tahun sebelumnya.

Kini, Ernawati hanya bisa bertahan dengan penghasilan seadanya dari hasil memulung dan berjualan kecil. Di usia 72 tahun, ia tetap berjuang menjalani hidup di tengah keterbatasan, tinggal di kamar kontrakan sempit berukuran sekitar 3×3 meter.

Kisah Ernawati menjadi potret nyata masih adanya warga lanjut usia yang harus bekerja keras demi bertahan hidup. Ernawati juga menjadi pengingat akan pentingnya perhatian dan bantuan berkelanjutan bagi masyarakat rentan.

Editor : Rostinah

Tags: Kisah nenek sebatang karaSosialTangsel
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kurangi Sampah Plastik, Alfamidi Kenalkan Pemanfaatan Sachet dan Galon Bekas

Next Post

Polsek Ciruas Buru Pemasok Dua Pucuk Senjata Api ke Pelaku Curanmor yang Ditangkap di Cikande

Related Posts

Sebuah sertifikat tanah (instagram @kuabekasibarat)
Tangerang

Minim Data dan Dokumen, Ribuan Aset Wakaf di Tangsel Belum Aman Secara Hukum

by Syaiful Adha
Kamis, 23 April 2026 17:46

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Pendataan dan administrasi aset wakaf di Kota Tangsel masih menjadi pekerjaan besar. Dari total sekitar 1.562 titik...

Read moreDetails

Demi Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemkot Tangsel Perkuat Sektor UMKM

Musrenbang Kota Tangsel, Penanganan Stunting Jadi Prioritas

Pemkot Tangsel Gelar Bazar Sembako Murah 5 Maret 2026

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tangsel, Ratusan KK Terdampak

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Fokus Sektor Pendidikan, Bawa Tangsel Raih Partisipasi Tertinggi di Banten

Pintu Masuk Puspemkot Tangsel Kini Dipasangi Gerbang Plat Baja Setinggi 3 Meter

PSEL Batch 2 Segera Berjalan, Pemkot Serang Butuh 1.000 Ton Sampah per Hari

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan

Kota Serang Bakal Tampung Sampah Tangsel, Capai 500 Ton per Hari

Next Post
Konferensi pers di Mapolsek Ciruas

Polsek Ciruas Buru Pemasok Dua Pucuk Senjata Api ke Pelaku Curanmor yang Ditangkap di Cikande

Ilustrasi korban kekerasan seksual (iStock)

Nasib Malang Siswi SD Asal Cikeusal, Dirudapaksa dan Jadi Korban Pemerasan Tukang Cuci Ompreng SPPG

Penanaman mangrove dalam rangka Indonesia ASRI di lokasi.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Kapolda dan Wagub Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Hasbi Jayabaya saat menerima audiensi dari Jababeka Grup bersama investor asal Jepang bertempat di Gedung Negara Bupati Lebak, Jumat 24 April 2026.

Pemkab Lebak Jajaki Peluang Kerjasama dengan Jababeka Grup dan Investor Jepang

Sabtu, 25 April 2026 08:47
Kapten Persib Marc Klok berebut bola dengan permain Arema Malang. (Persib/IG)

Ditahan Imbang Arema Malang, Persib Terancam Dikudeta Borneo FC

Sabtu, 25 April 2026 08:37
Penanaman mangrove dalam rangka Indonesia ASRI di lokasi.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Kapolda dan Wagub Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon

Sabtu, 25 April 2026 08:20
Ilustrasi korban kekerasan seksual (iStock)

Nasib Malang Siswi SD Asal Cikeusal, Dirudapaksa dan Jadi Korban Pemerasan Tukang Cuci Ompreng SPPG

Sabtu, 25 April 2026 08:04
Konferensi pers di Mapolsek Ciruas

Polsek Ciruas Buru Pemasok Dua Pucuk Senjata Api ke Pelaku Curanmor yang Ditangkap di Cikande

Sabtu, 25 April 2026 07:52
Ernawati di rumah kontrakannya

Kisah Nenek 72 Tahun di Tangsel Bertahan Hidup dari Memulung Kardus, Hasilnya Tak Cukup untuk Biaya Kontrakan

Sabtu, 25 April 2026 07:39
Bupati Hasbi Jayabaya saat menerima audiensi dari Jababeka Grup bersama investor asal Jepang bertempat di Gedung Negara Bupati Lebak, Jumat 24 April 2026.

Pemkab Lebak Jajaki Peluang Kerjasama dengan Jababeka Grup dan Investor Jepang

Sabtu, 25 April 2026 08:47
Kapten Persib Marc Klok berebut bola dengan permain Arema Malang. (Persib/IG)

Ditahan Imbang Arema Malang, Persib Terancam Dikudeta Borneo FC

Sabtu, 25 April 2026 08:37
Penanaman mangrove dalam rangka Indonesia ASRI di lokasi.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Kapolda dan Wagub Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon

Sabtu, 25 April 2026 08:20
Ilustrasi korban kekerasan seksual (iStock)

Nasib Malang Siswi SD Asal Cikeusal, Dirudapaksa dan Jadi Korban Pemerasan Tukang Cuci Ompreng SPPG

Sabtu, 25 April 2026 08:04
Konferensi pers di Mapolsek Ciruas

Polsek Ciruas Buru Pemasok Dua Pucuk Senjata Api ke Pelaku Curanmor yang Ditangkap di Cikande

Sabtu, 25 April 2026 07:52
Ernawati di rumah kontrakannya

Kisah Nenek 72 Tahun di Tangsel Bertahan Hidup dari Memulung Kardus, Hasilnya Tak Cukup untuk Biaya Kontrakan

Sabtu, 25 April 2026 07:39

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Hasbi Jayabaya saat menerima audiensi dari Jababeka Grup bersama investor asal Jepang bertempat di Gedung Negara Bupati Lebak, Jumat 24 April 2026.

Pemkab Lebak Jajaki Peluang Kerjasama dengan Jababeka Grup dan Investor Jepang

by Nurabidin
Sabtu, 25 April 2026 08:47

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menerima audiensi Jababeka Grup bersama investor asal Jepang di Gedung Negara Bupati Lebak, Jumat,...

Kapten Persib Marc Klok berebut bola dengan permain Arema Malang. (Persib/IG)

Ditahan Imbang Arema Malang, Persib Terancam Dikudeta Borneo FC

by Nurabidin
Sabtu, 25 April 2026 08:37

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Persib Bandung mulai seret kemenangan menjelang akhir Super League 2025/2026. Setelah pekan sebelumnya Persib bermain imbang 2-2 melawan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak