KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pintu masuk kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel) kini dipasangi gerbang berbahan plat baja dengan tinggi sekitar 3 meter.
Hingga saat ini, pemasangan gerbang tersebut belum diketahui peruntukan pastinya. Pantauan di lokasi, pada Senin 2 Februari 2026, gerbang plat baja tersebut berwarna hijau toska, warna khas Kota Tangerang Selatan.
Pada bagian permukaannya terdapat motif bunga anggrek yang menjadi identitas daerah. Gerbang dilengkapi sistem pintu rolling dengan roda kecil di bagian bawah, yang dapat dibuka dan ditutup dari dua arah, yakni sisi kanan dan kiri.
Di sisi kanan pintu masuk kawasan Puspemkot Tangsel terdapat pos keamanan yang berdampingan langsung dengan gerbang tersebut.
Keberadaan pos ini memperkuat dugaan bahwa pemasangan gerbang berkaitan dengan aspek pengamanan, meski belum ada pernyataan resmi dari Pemkot Tangsel.
Pemasangan gerbang plat baja ini terjadi di tengah situasi Puspemkot Tangsel yang dalam beberapa pekan terakhir kerap menjadi lokasi aksi unjuk rasa sejumlah kelompok masyarakat, khususnya mahasiswa.
Aksi demonstrasi tersebut menyoroti persoalan pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan yang dinilai telah memasuki kondisi darurat.
Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah pemasangan gerbang tersebut berkaitan langsung dengan maraknya aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi mengenai tujuan pembangunan gerbang di pintu masuk kawasan pemerintahan tersebut.
Editor: Bayu Mulyana











