SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten mulai mendistribusikan 10.000 dosis vaksin penyakit cacar pada hewan atau yang dikenal sebagai Lumpy Skin Disease (LSD).
Puluhan ribu dosis vaksin itu didistribusikan sejak datang pada pekan kemarin.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Distan Banten, Drh. Ari Mardiana mengatakan, vaksin itu didistribusikan kedelapan Kabupaten dan Kota di Banten, khususnya Kabupaten Tangerang karena ditemukan kasus LSD paling banyak. Ada 303 kasus.
“Alhamdulillah kita sudah mulai mendistribusikan vaksin-vaksin ke beberapa daerah seperti ke Kabupaten Tangerang, pada tanggal 5 Juni lalu kita sudah distribusikam 5.000 dosis vaksin. Insya Allah sisanya minggu ini,” kata Drh. Ari kepada RADARBANTEN.CO,ID, Selasa, 6 Juni 2023.
Ari merinci, kebutuhan dosis vaksin untuk setiap daerah berbeda. Di Kabupaten Tangerang 5.000 dosis, Kabupaten Serang 550 dosis, Lebak 500 dosis, Pandeglang 1.000 dosis, Kota Tangerang 200 dosis, Kota Tangsel 100 dosis, Kota Cilegon 200 dosis, dan 1.000 dosis di Kota Serang.
“Yang kita distribusikan itu 8.650 dosis vaksin, sisanya kita simpan untuk buffer stock di Distan Banten. Buffer stock ini akan siap dipakai jika kebutuhan di suatu daerah mengalami peningkatan,” ucapnya.
Ia menerangkan, vaksin ini nantinya akan disuntikkan kepada hewan kurban yang belum terjangkit LSD. Itu dilakukan untuk memberikan imun kepada tubuh hewan ternak.
Sementara, untuk hewan ternak yang sudah terjangkit LSD, dilakukan perawatan dengan cara karantina, pemberian vitamin, dan pembasmian serangga yang menjadi vektor penyebaran virus LSD.
“Kita lakukan fogging di area kandang yang bertujuan untuk memberantas serangga seperti lalat dan nyamuk yang jadi vektor penyebaran LSD ini,” terangnya.
Saat ini, Distan Banten mengklaim, dari 332 kasus LSD, 20 persennya sudah dinyatakan sembuh.
Distan Banten pun kini tengah melakukan pengetatan terhadap lalu lintas hewan kurban di Banten.
“Kita memberlakukan syarat pemasukan hewan kurban, yaitu harus memiliki rekom pemasukan dari Kabupaten atau Kota dan SKKH serta keterangan vaksinasi PMK. Kita juga akan melakukan pemeriksaan lapak hewan kurban yang akan dilaksanakan tanggal 15 Juni sampai Idul Adha,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permanaa
Editor: Agus Priwandono











