SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menggelar Pekan Nasional (Penas) KTNA ke XVI di Kota Padang, Sumatera Barat.
Event itu kembali diadakan setelah ditiadakan selama lima tahun pasca Pandemi Covid-19.
Padahal, Penas itu merupakan ajang rembuk para petani dan nelayan andalan dari berbagai daerah seluruh Indonesia yang digelar selama tiga tahun sekali.
Dalam Penas ke XVI itu terdapat 41 event yang salah satunya ada acara temu wicara dan pameran stand hasil olahan tani.
Ikut menjadi peserta, KNTA Banten dengan percaya dirinya memejengkan 40 produk UMKM unggulan khas Banten di ajang nasional itu.
Ketua KTNA Banten Oong Syahroni mengatakan, Banten merupakan daerah kaya akan sumber daya alam, jadi tidak heran banyak produk UMKM yang berasal dari olahan tani khas Banten.
“Kita ada 40 produk UMKM hasil olahan tani, dan diantara puluhan produk itu ada produk unggulan seperti Gula Aren Semut, Golden Melon dari Cilegon dan Talas Beneng,” kata Oong kepada Radar Banten, Minggu 11 Juni 2023.
Oong mengatakan, pameram produk UMKM ini memiliki tujuan untuk membuka peluang bisnis dan kerjasama antara pelaku UMKM lintas daerah.
Pada pameran ini juga melibatkan 120 perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahan hasil tani.
“Jadi pada pameran ini kita tidak hanya jualan, tapi lebih banyak membuka relasi bisnis. Seperti produk idola kita Gula Aren itu banyak yang menawarkan untuk kerja sama, sama hal nya dengan Talas Beneng. Banyak perusahaan maupun pihak lainnya yang melirik hasil tani kita,” tuturnya.











