SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pasca putusan Pemilu menggunakan sistem proporsional terbuka, partai politik pengusung bakal calon Presiden makin percaya diri untuk bisa merebut kursi pimpinan di DPRD Kota Serang.
Partai NasDem dan PDIP kini saling adu strategi untuk memenangkan Pileg 2024 pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait sistem proporsional terbuka.
Kedua partai pengusung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ini juga sama-sama mengandalkan dua bakal calon Presiden tersebut untuk mendongkrak suara di Pileg.
Partai Nasdem mengaku semakin percaya diri untuk merebut kursi tertinggi di DPRD Kota Serang.
Ketua DPD NasDem Kota Serang, Roni Alfanto mengatakan, pihaknya bersyukur dengan keputusan Mahkamah Konstitusi untuk melanjutkan sistem proporsional terbuka pada Pemilu.
“Kalau sistem proporsional terbuka, NasDem sendiri bersyukur dan kami bahagia demokrasi di Indonesia tidak mundur ke belakang, tapi demokrasi di Indonesia bisa maju ke depan,” ujarnya, Kamis, 22 Juni 2023
Ia mengatakan, apabila Pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup, maka hal tersebut dianggap mengkhianati para bakal calon legislatif yang bukan dari pengurus partai.
“Dan ini tidak mengkhianati orang-orang caleg-caleg yang ingin jadi anggota Dewan dengan mengikuti proses proporsional terbuka, kemudian ditutup dengan proporsional tertutup, namun itu tidak terjadi,” katanya.
Menurutnya, para bakal calon legislatif dari NasDem yang berasal dari berbagai latar belakang, memiliki keinginan untuk bisa menduduki kursi DPRD Kota Serang.
“Kalau sistem proporsional tertutup pengurus partai aja yang boleh nyalon, sedangkan kami tidak kan. Banyak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lain-lainnya yang tidak tergabung dengan partai,” tuturnya.
Ia mengaku, dengan putusan MK tersebut, NasDem dapat merebut kursi pimpinan DPRD Kota Serang kembali. Mengingat, NasDem pada Pileg 2019 lalu mendapatkan kursi.
“Insya Allah kita kalau target minimal kami bisa mengusung Walikota sendiri tanpa berkoalisi, target kami itu sembilan kursi,” katanya.
Ketua DPC PDIP Kota Serang, Bambang Janoko, mengaku akan mematuhi konstitusi, termasuk keputusan yang sudah ditetapkan oleh MK.
“Yang pertama PDIP patuh terhadap konstitusi dan siap melaksanakan apa yang sudah diputuskan oleh MK,” ujarnya, Kamis, 22 Juni 2023.
Bambang mengatakan, PDIP sudah terbiasa dengan mengikuti sistem Pileg terbuka, dan hal tersebut tidak menjadi masalah.
“Sudah tiga periode dari Pemilu 2009 sampai 2019 kita sudah mengikuti Pileg itu secara terbuka. Jadi sudah tidak ada lagi persoalan dan masalah,” katanya.
Ia mengatakan bahwa PDIP Kota Serang akan menargetkan tujuh kursi untuk menduduki kursi pimpinan DPRD pada Pemilu 2024. Sebelumnya, PDIP hanya mendapatkan empat kursi pada Pemilu 2019.
“Kita targetkan tujuh kursi di DPRD Kota Serang, kita akan berusaha sekeras mungkin, semaksimal mungkin dengan sistem proporsional terbuka ini. Semua akan berlomba-lomba, bacaleg yang ada di masing-masing Dapil untuk bisa duduk di kursi DPRD,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











