SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berdasarkan pantauan RADARBANTEN.CO.ID pada Sabtu, 1 Juli 2023, pada pengumuman kelulusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri jalur afirmasi, terdapat sejumlah sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.
Jumlah pendaftar disebutkan tak memenuhi syarat PPDB SMA negeri untuk diterima melalui jalur afirmasi.
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, pun meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten serta pihak sekolah untuk melakukan verifikasi faktual.
“Saya sudah minta kemarin, kalau perlu didatangin ke rumah-rumahnya karena memang itu dikhususkan bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu,” tegas Al, Senin, 3 Juli 2023.
Kata dia, mungkin para pendaftar jalur afirmasi itu tidak bisa memenuhi kriteria secara teknis administrasi.
Namun, apabila saat verifikasi faktual, semua ukuran-ukuran kemiskinan ekstremnya itu terpenuhi, maka calon peserta didik itu harus diterima.
“Makanya sekarang lagi diverifikasi faktual, didatangi dan sumbernya adalah yang sudah mendaftar di jalur afirmasi,” tuturnya.
Untuk itu, kuota jalur afirmasi yang masih kosong belum dapat dialihkan untuk jalur lain sampai verifikasi faktual selesai.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani mengaku, ada sekolah yang calon peserta didik untuk jalur afirmasi kurang dari daya tampung.
“Nanti yang belum terpenuhi pada bagian akhir, saya akan berlapor semuanya ke pimpinan,” ujarnya.
Kata dia, sesuai arahan Pj Gubernur, pihaknya akan melakukan verifikasi faktual.
Untuk jalur afirmasi, ada tiga syarat yang harus dipenuhi.
“Masyarakat tidak mampu harus ada KIP, KKS yang terdaftar di DTKS, ada kartu jaminan sosial daerah. Ketika itu tidak terpenuhi maka dia tidak akan bisa,” tutur Tabrani. (*)
Reporter: Rostinah
Editor: Agus Priwandono











