SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Demi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, SMPN 11 Kota Serang menggelar In House Training (IHT).
In House Training dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Tubagus Suherman.
Diketahui, SMPN 11 Kota Serang merupakan salah satu dari enam sekolah yang terpilih menjadi Sekolah Penggerak untuk implementasikan Kurikulum Merdeka.
Kurikulum Merdeka kini menjadi acuan dalam proses pendidikan di Indonesia saat ini. Kurikulum ini sebelumnya dikenal sebagai konsep Merdeka Belajar.
Konsep ini dipinjam oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Nadiem Makarim, dari sebuah sekolah swasta di Indonesia.
Kepala SMPN 11 Kota Serang, Abdul Rohman mengatakan, agenda IHT tersebut dilaksanakan untuk Sekolah Penggerak dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
“Agendanya In House Training diadakan untuk Sekolah Penggerak. Ini merupakan langkah awal dari Sekolah Penggerak untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” ujarnya, Senin, 3 Juli 2023.
Rohman menjelaskan, SMPN 11 Kota Serang merupakan salah satu dari enam sekolah terpilih di Kota Serang yang tergabung dalam Sekolah Penggerak.
“Jadi di Kota Serang ada beberapa sekolah yang termasuk Sekolah Penggerak, ada lima sekolah, dua swasta dan tiga negeri, salah satunya adalah SMPN 11 Kota serang,” katanya.
Rohman menuturkan, Sekolah Penggerak ini merupakan program kerja sama antar Pemerintah Pusat dan Pemkot Serang.
“Sekolah Penggerak ini merupakan kerja sama langsung dari Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Biayanya pun untuk kegiatan Sekolah Penggerak selama tiga tahun mendapatkan anggaran dari BOS Kinerja,” tuturnya.
Rohman mengatakan, ke depan, SMPN 11 Kota Serang akan menjadikan seluruh guru memiliki SDM yang unggul.
“Kemudian untuk siswanya melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, bisa mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dan sekolah juga melakukan kegiatan digitalisasi sekolah dan sekolah berbasis data,” katanya.
Ia berharap, dengan berjalannya program ini dapat meningkatkan kualitas dan mutu di Sekolah Penggerak, dan bisa menjadi akselerasi untuk sekolah lainnya.
“Harapannya ke depan dapat meningkatkan kualitas atau mutu di Sekolah Penggerak dan menjadi akselerasi untuk sekolah lainnya. Jadi Sekolah Penggerak merupakan katalis untuk melaksanakan implementasi Kurikulum Merdeka, dan menjadi akselerasi Kurikulum Merdeka. Di mana nanti Kota Serang itu percepatan implementasi Kurikulum Merdeka lebih cepat tersosialisasi,” ucapnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











