PANDEGLANG – SMAN 2 Pandeglang sedang aktif mendorong siswa-siswinya untuk menggali dan mengekspresikan kearifan lokal serta kreativitas mereka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5.
Kepala SMAN 2 Pandeglang, Dade Supriatna mengatakan bahwa P5 adalah inovasi dalam kurikulum merdeka yang bertujuan memberikan siswa pengalaman nyata dalam mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui berbagai aktivitas projek pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas.
Dade mengungkapkan, bahwa P5 saat ini fokus pada tiga sub tema, yaitu kearifan lokal, ekplorasi suku Baduy, dan keragaman agama. Setiap siswa memilih salah satu dari tiga sub tema tersebut.
“Kebetulan, banyak siswa yang memilih untuk mengeksplorasi tentang suku Baduy. Pilihan sub tema ini diputuskan setelah diskusi dengan wali kelas. Pelaksanaan P5 berlangsung mulai dari hari Senin hingga Kamis minggu ini,” ungkapnya, Rabu 18 Oktober 2023.
Ia melanjutkan, penting untuk dicatat bahwa dalam P5, siswa memiliki kebebasan untuk menyampaikan hasil pembelajaran mereka melalui berbagai cara, seperti tulisan, aksi, atau produk kreatif yang mereka buat sendiri.
Dade menekankan bahwa pihak sekolah selalu melibatkan orangtua siswa dalam aktivitas pendidikan yang berkaitan dengan P5, sehingga program ini mendapat dukungan yang kuat dari orangtua.
Pihaknya berharap bahwa melalui P5 ini dapat membantu membentuk karakter siswa-siswi yang kuat dan sesuai dengan harapan kurikulum merdeka. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini merupakan langkah positif dalam mendorong kearifan lokal dan kreativitas siswa.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak











