TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel masih berharap pedagang sekitar dapat mengisi kios-kios kosong yang ada di gedung Pasar Ciputat.
Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, Pemkot Tangsel belum mau memberikan kios-kios kosong di Pasar Ciputat kepada pedagang luar Tangsel dan masih menginginkan pedagang sekitar yang dapat menempati kios tersebut.
Diketahui, saat ini 500 kios terbengkalai dilantai atas Pasar Ciputat. Kios-kios tersebut dibiarkan kosong, sementara pedagang sekitar enggan mengisi kios tersebut karena alasan sepi pembeli.
Sementara itu kosongnya kios-kios tersebut justru diminati pedagang luar Tangsel. Salah satu pedagang yang siap untuk mengisi ratusan kios kosong tersebut adalah kelompok pedagang barang antik.
“Sudah lama itu ya disampaikan, tapi kan kita fokusnya sama pedagang-pedagang lama dulu, kita memang ada tenggat waktu, dan terus membenahi fasilitasnya,” ujar Pilar, Rabu 5 Juli 2023.
Menurut Pilar, yang perlu diketahui oleh para pedagang sekitar, terkait masalah sepinya pembeli bahwa membangun Pasar Ciputat dan membuat pasar tersebut besar dan ramai bukan pekerjaan sehari atau dua hari.
Meski begitu pihaknya terus berupaya agar Pasar Ciputat dapat lebih baik kedepannya. Salah satu caranya saat ini dirinya telah meminta Dinas Cipta Karya da Tata Ruang (DCKTR) Tangsel membangun lift dan menambah jumlah lantai.
“Memang (membangun Pasar Ciputat-red) tidak bisa dikerjakan dalam hitungan sehari dua hari. Saya sudah minta DCKTR untuk menambah fasilitas, ada lift dan penambahan jumlah lantai, supaya orang ke pasar tidak capek, karena ada orangtua dan disabilitas,” ujar Pilar.
Pilar menegaskan yang perlu digarisbawahi bahwa Pasar Ciputat bukan hanya sekedar gedung baru, tapi Pasar Ciputat adalah sebuah kawasan. Oleh sebab itu pihaknya tidak sekedar membereskan persoalan didalam gedung Pasar Ciputat, namun juga membereskan persoalan dikawasan Pasar Ciputat.
“Makanya kita lakukan gebrakan merapihkan pasar dengan membongkar lapak-lapak diluar pasar dan karena asetnya sudah jadi milik kita, tahun depan sudah kita anggarkan untuk perapihan trotoar, jalan dan parkirnya. Memang bertahap sih ” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel Heru Agus Santoso menambahkan, salah satu upaya menarik minat pedagang sekitar mengisi kios adalah dengan menambah luas kios.
“Jadi tidak ada lagi pedagang nanti bilang, kios saya kekecilan, karena kita beri kesempatan mereka menambah luas kios sesuai zonasi dan ketersedian kios yang ada,” ujarnya.
Ditambahkannya lagi pihaknya juga akan menampung masyarakat sekitar yang juga ingin berdagang, namun keterbatasan akses.
“Jadi itu dulu, jadi kami mengutamakan masyarakat sekitar pasar yang benar-benar mau dagang juga, kita sedang koordinasikan dengan dinas terkait untuk melakukam pendataan,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Abdul Rozak











