SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 15 jemaah haji asal Provinsi Banten dikabarkan meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Mereka meninggal dunia saat melangsungkan ibadah haji yang jadi rukun Islam ke lima itu.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Banten, Ahmad Bahir mengatakan, para jemaah yang meninggal dunia rata-rata berusia di atas 50 tahun. Mereka banyak berasal dari wilayah Tanggerang Raya juga dan Kabupaten Lebak.
“Jemaah haji yang meninggal dunia asal Tanggerang ada tujuh orang, Lebak tiga orang, Serang satu orang, Pandeglang dua orang, dan Cilegon dua orang, ” kata Bahir, Kamis 6 Juli 2023.
Adapun penyebab meninggalnya para jemaah disebabkan oleh berbagai hal diantaranya Cardiovascular Diseases alias sakit jantung, hingga Septic Shock.
Berikut daftar jemaah haji asal Banten yang meninggal saat menjalani ibadah haji.
1. Neneng Sumiati binti Gatot Sumantajaya (73), warga Kota Tangerang dari kloter JKG 07, meninggal di RSAS King Fahd pada tanggal 2 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
2. Emi binti Eman Kadir (65), warga asal Kabupaten Tangerang dari kloter JKG 30, meninggal di Masjdil Haram pada tanggal 13 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
3. Mukson Arafik bin Rakuf (64), warga asal Kota Tangerang Selatan dari kloter JKG 10, meninggal di Pemondokan Wehdah Al Khair, pada tanggal 14 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Respiratory Diseases.
4. Hamdani bin H. Nisan Bungkel (75), warga asal Kota Tangerang Selatan dari kloter JKG 10, meninggal di RSAS King Fahd, pada tanggal 16 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
5. Enoh binti Aja Ramain (59), warga asal Kabupaten Tangerang dari kloter JKG 23, meninggal di RSAS Al Noor, pada tanggal 18 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
6. Eni binti Jahar Asim (59), warga asal Kabupaten Lebak dari kloter JKG 44, meninggal di RSAS King Abdul Aziz, pada tanggal 18 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
7. Kusen bin Jarsim Sali (76), warga asal Kabupaten Pandeglang dari kloter JKG 37, meninggal di KKHI Arafah, pada tanggal 27 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Respiratory Diseases.
8. Patimah binti Janasa Jahadi (75), warga asal Kabupaten Pandeglang dari kloter JKG 46, meninggal di RSAS, pada tanggal 28 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Septic Shock.
9. Deni Lesmana bin Ayat Hidayat (49), warga asal Kabupaten Lebak dari kloter JKG 44, meninggal di RSAS King Faisal, pada tanggal 29 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiogenic Shock.
10. Asti Binti Wasik Jakiman (69), warga asal Kabupaten Lebak dari kloter JKG 51, meninggal di RSAS Al-Noer, pada tanggal 30 Juni 2023.
Disebabkan karena mengalami Respiratory Diseases.
11. Suhemi Kenidin Adam (76), warga asal Kota Cilegon dari kloter JKG 54, meninggal di Pemondokan Kiswah Tower 4, pada tanggal 01 Juli 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
12. Fatoni Surahman bin Surahman (78), warga asal Kota Serang dari kloter JKG 05, meninggal di RSAS King Abdul Azis Al Zahir, pada tanggal 2 Juli 2023.
Disebabkan karena mengalami Septic Shock.
13. Muhamad Yunus bin Laita Ikaderia (74), warga asal Kota Tangerang daro kloter JKG 07, meninggal di Pemondokan Burj Al Wahdah Al Mumtaz, Pada tanggal 2 Juli 2023.
Disebabkan karena mengalami Cardiovascular Diseases.
14. Sadiah binti Sadelih Rain (73), warga asal Kota Tangerang dari kloter JKG 03, meninggal di Pemondokan Hotel Zahir Abdul Hamid Abdul Ghofur Khiyath, pada tanggal 2 Juli 2023.
Disebabkan karena mengalami Injury, Poisoning and Certain.
15. Ihwanul Muslimin (60), warga asal Kota Cilegon dari kloter JKG 24, meninggal di RSAS pada tanggal 3 Juli 2023.
Disebabkan karena mengalami Septic Shock.
Kata Bahir, mereka yang meninggal dunia akan dimakamkan di Arab Saudi,”dimakamkan di Arab Saudi, ” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Merwanda











