TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Sebanyak 356 siswa SMPN 3 Kota Tangerang ikut pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin 17 Juli 2023.
Dalam masa pengenalan yang diadakan selama tiga hari tersebut ditemukan banyak siswa yang masih malu-malu saat bersosialisasi dengan lingkungan barunya.
Sebelum masuk dalam kelas, para siswa diperkenalkan pada guru yang akan mengajar mata pelajaran di sekolah tersebut. Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan kondisi lingkungan sekolah.
Kepala sekolah SMPN 3 Kota Tangerang Saronih mengatakan, pelaksanaan MPLS tahun ini sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
Dimana dalam masa orientasi tersebut, seluruh siswa dikenalkan akan budaya sekolah serta kegiatan yang yang ada di sekolah.
“Kita lebih kepada menguatkan karakter anak anak. Lebih kepada adab dan akhlak mereka sehingga mereka mereka benar benar menjadi pelajar yang berkarakter. Kami ingin meraka datang ke sekolah gembira dan pulang ke rumah mereka,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 17 Juli 2023.
Saronih mengatakan, selama MPLS yang diadakan 17 sampai 20 Juli 2023 ini pihaknya menitik beratkan pada profil pelajar pancasila. Dimana para siswa diajarkan memehami akan isi dan makna butir-butir yang terkandung dalam pancasila.
Salah seorang siswa didik baru SMPN 3 Kota Tangerang Salsabila Masyael Amari mengatakan, dirinya senang saat mengikuti MPLS hari pertama di SMPN 3 Kota Tangerang.
Masyael mengaku, dirinya sempat grogi saat mengikuti hari pertama kegiatan tersebut. Namun, rasa grogi tersebut perlahan dapat diatasinya.
“Perasaannya senang, tapi sedikit grogi saat pertama kali bertemu dengan teman baru,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah memberikan dispensasi kepada para pegawai di lingkup Pemerintah Kota Tangerang untuk dapat mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2023/2024.
“Para pegawai diberikan dispensasi, apel Senin ditiadakan, dan diimbau untuk mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah,” ujar Arief melalui layanan pesan singkat, Minggu (16/07).
Menurut Arief, hal ini perlu dilakukan mengingat pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak di hari pertama sekolah. Karena dapat membangun hubungan positif antara lingkungan pendidikan di rumah dan di sekolah.
“Makanya kita imbau agar para pegawai yang mempunyai anak usia sekolah bisa mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah,” terangnya.
“Namun setelah mengantar anak sekolah tetap kembali ke kantor, bekerja seperti biasa,” imbuhnya.
Arief juga menyampaikan imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para pegawai tapi juga masyarakat kota Tangerang yang mempunyai anak usia sekolah.
“Silakan ayah bunda antar anaknya masing-masing ke sekolah. Agar ada interaksi antara orang tua, anak dan sekolah,” terangnya. (*)
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Agung S Pambudi











