SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis berita resmi statistik terkait profil kemiskinan di Banten pada Maret 2023.
Kepala BPS Provinsi Banten Faizal Anwar mengungkapkan, jumlah penduduk miskin di Banten pada Maret 2023 sebesar 826,13 ribu orang.
“Angka itu turun 3,5 ribu orang terhadap September 2022,” ujar Faizal saat membacakan berita resmi statistik secara virtual, Senin, 19 Juli 2023.
Ia mengatakan, persentase penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 6,17 persen dan turun 0,07 persen poin terhadap September 2022. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic needs approach).
Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).
Faizal menerangkan, metode ini dipakai BPS sejak tahun 1998 sampai sekarang supaya hasil penghitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu.
“Jumlah sampel rumah tangga dari Susenas September 2022 Sebanyak 1.690 rumah tangga dan Susenas Maret 2023 sebanyak 7.330 rumah tangga,” ujarnya.
Ia mengatakan, persentase angka kemiskinan di Banten di bawah angka nasional. Di Banten, penurunan kemiskinan terjadi di pedesaan. Sedangkan di perkotaan terjadi peningkatan.
Meskipun begitu, ia mengungkapkan, selama September 2022-Maret 2023, Garis Kemiskinan naik sebesar 3,34 persen, yaitu dari Rp598 ribu per kapita per bulan pada September 2022 menjadi Rp619 ribu per kapita per bulan pada Maret 2023.
Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











