SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023 sudah memasuki tahun kelima.
Dalam pelaksanaannya terdapat banyak inovasi-inovasi yang dibuat oleh Desa dalam hal penataan lingkungan agar terlihat bersih dan aman.
Pada tahun kelima ini, tahapan LKBA Kabupaten Serang 2023 sedang berada pada proses roadshow ketiga di Alun-alun Kecamatan Petir.
Roadshow ketiga tersebut diikuti oleh enam Kecamatan, yakni Petir, Tunjungteja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, dan Bandung.
Roadshow LKBA Kabupaten Serang 2023 dihaidiri Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah; Dandim 0602 Serang, Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo; Anggota DPRD Dapil 3 Kabupaten Serang; Ahmad Zaini; Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Serang; Kapolsek Petir, AKP Uka Subakti; dan Kapolsek Cilesal, AKP Surono.
Tatu mengatakan, penanganan sampah harus mulai dilakukan dari lingkup RW dengan adanya pengelolaan sampah. Ia mengatakan, harus mulai dilakukan pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga.
“Seperti sampah yang bernilai misalnya sampah plastik itu ada bank sampah yang menampung di tingkat RW,” katanya.
Ia mengatakan, jika pada dasarnya sampah plastik memiliki nilai ekonomis yang terkadang tidak dihiraukan oleh masyarakat. Selain itu, sampah-sampah kardus juga dapat memiliki nilai ekonomis apabila dikumpulkan.
“Memang harus ada juga pengelola di tingkat kecamatannya. Misalkan sampah yang sudah terkumpul dari masyarakat, nanti tingkat kecamatan ini yang menjual ke pihak industri,” jelasnya
Sementara itu, untuk sampah-sampah organik sebenarnya dapat diolah oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai pupuk kompos. Bahan sampah organik juga dapat dijadikan sebagai pakan untuk warga yang memelihara magot.
“Yang organik kan juga bisa dijadikan pupuk. Ini untuk halaman pekarangan masyarakat ini ga usah beli pupuk,” jelasnya
Ia mengatakan, untuk sampah-sampah yang sudah tidak memiliki nilai barulah itu menjadi kewenangan pemda untuk mengurus.
“Tentu dengan begitu, volume sampah akan semakin sedikit karena sudah mulai diolah di tingkat RW,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan terus berupaya agar nantinya masyarakat memiliki kesadaran tinggi dalam hal penanganan sampah-sampah yang ada di lingkungannya.
“Makanya setiap tahun kita adakan supaya melekat di masyarakatnya, soal kebersihan, kesehatan dan keamanan di lingkungannya,” pungkasnya.
Menurutnya, kalau kebersihan sudah menjadi budaya masyarakat Kabupaten Serang, persoalan sampah tidak akan menjadi sulit penanganannya.
“Dari mulai masyarakat bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampahnya tingkat RW, tingkat RT, tingkat Desa,” imbuhnya.
Tatu mengatakan, Roadshow LKBA Kabupaten Serang 2023 akan dilaksanakan di lima titik, yakni Ciruas, Lebakwangi, Petir, Padarincang, dan terakhir di Kramatwatu. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











