PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Pandeglang melaksanakan kegiatan belajar mengajar tanpa harus mewajibkan siswanya membeli buku mata pelajaran di sekolahnya.
Sekalipun begitu, sebanyak 547 siswanya pada tahun ajaran 2022/2023 sukses meraih prestasi dengan meraih medali lomba tingkat Kabupaten, p
Provinsi, bahkan Nasional.
Kepala MTs Negeri 1 Pandeglang Eman Sulaeman mengatakan, untuk kelancaran kegiatan pembelajaran, MTs Negeri 1 Pandeglang telah menyiapkan buku pelajaran yang lengkap di perpustakaan.
“Jadi di MTs Negeri 1 Pandeglang ini tidak pernah mengarahkan atau mewajibkan siswa untuk membeli buku penunjang belajar. Karena memang sudah ada buku utama di Perpustakaan sekolah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 2 Agustus 2023.
Menurut Eman, buku penunjang belajar yang saat ini ada itu disediakan oleh koperasi. Dimana buku itu disediakan oleh koperasi untuk anak – anak yang ingin menambah ilmu pengetahuannya.
“Jadi kami serta dewan guru tidak mengarahkan atau tidak menganjurkan untuk beli ke situ. Karena itu hanya buku pendamping jadi bahasanya kalau ada merasa kurang dan butuh tambahan pengetahuan dari buku yang utama yang ada ya silakan, tersedia bukunya di koperasi, kalau mau beli silakan dan kalaupun tidak juga tidak apa-apa, tidak ada sanksi dan tidak ada apa apa misal sanksi dikurangi nilai atau dikucilkan tidak ada, sama sekali,” katanya.
Hal itu menjadi tidak wajib karena memang buku untuk KBM sudah ada sudah terpenuhi. Sudah sesuai dengan anjuran Pemerintah terkait dengan penyediaan sumber belajar melalui buku dari BOS.
“Alhamdulillah kita sudah terpenuhi dan setiap tahun dana BOS kita memang alokasikan untuk belanja buku BSE itu,” katanya.
Eman mengungkapkan, jumlah siswa MTs Negeri 1 Pandeglang sekarang ini kurang lebih 1.022 orang untuk tahun ajaran 2023/2024.
“Kami tidak mewajibkan siswa beli buku karena kami hanya fokus bagaimana mendongkrak prestasi siswa. Selama satu tahun saya di sini, dari tahun 2022/2023 itu sudah 547 siswa memperoleh prestasi di berbagai ajang lomba tingkat nasional, olimpiade tingkat nasional, kebanyakan olympiadenya online tetapi tetap bersaingnya itu berlombanya dengan siswa berbagai Provinsi,” katanya.
Sebanyak 347 siswa itu sudah pernah mendapatkan medali lomba. Ada juga beberapa prestasi non akademik.
“Ada tiga siswa kita menjadi juara taekwondo piala Kemenpora. Tiga siswa itu satu meraih medali emas, perak dan perunggu, dan ada satu siswa kita kelas IX itu yang ikut seleksi nasional sepak bola Portugal dan sekarang tengah mengikuti seleksi nasional, kalau lulus insya Allah itu berangkat ke Portugal,” katanya.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Eka Supriatna mengapresiasi, MTs Negeri 1 Pandeglang yang fokus mendongkrak prestasi siswa.
“Serta memiliki kebijakan tidak memaksakan siswa harus beli buku pendamping karena memang sudah ada buku utama disediakan oleh pihak sekolah. Namun mendorong siswanya aktif belajar di sekolah yang menerapkan waktu belajar untuk kelas unggulan dari jam 07.00 WIB pagi sampai jam 17.00 WIB,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











