TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gerakan Entrepreneur (GEN) Indonesia menargetkan dapat meraih 500.000 member pada tahun kedua beroperasi.
Dari jumlah tersebut, Gen Indonesia juga menargetkan dapat mencetak minimal 5.000 pengusaha baru.
Hal tersebut disampaikan Yacob Jaya, Chief Executive Officer GEN Indonesia, pada peresmian kantor di Ruko Darwin Nomor 26-27, Gading Serpong, Medang, Kabupaten Tangerang, Senin, 7 Agustus 2023.
Yacob menuturkan, GEN Indonesia dibangun berdasarkan cita cita dan harapan untuk membantu membangun perekonomian kerakyatan bangsa Indonesia melalui sistem ekonomi kreatif melalui jalur penjualan langsung yang berbasis jaringan, teknologi digital, dan ecommerce TokoGen.
“Kami berharap dapat menghasilkan banyak para wirausaha dan pelaku UMKM di Indonesia yang mandiri dan lebih sukses yang berdampak baik bagi keluarga dan masyarakat,” ungkap Yacob.
Kata Yacob, GEN Indonesia membantu memfasilitasi para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya melalui ecommerce TokoGen yang diharapkan dapat menjadikan tempat perdagangan digital yang membantu para penjual dan konsumen.
Pihaknya membuka peluang kepada masyarakat yang ingin menjadi pengusaha namun terkendala modal dengan cara bergabung menjadi member.
Untuk menjadi pengusaha sukses, Yacob menyarankan agar memiliki mental yang kuat dan tidak gampang menyerah. Juga jangan takut rugi.
Michael Yo, Chief Marketing Officer GEN Indonesia, menambahkan, GEN Indonesia dan TokoGen saling melengkapi.
“Di mana TokoGen dan GEN Indonesia kenapa kita berbasis jaringan karena tujuan kita saling tolong menolong. Dengan unsur tolong menolong ini ekonomi Indonesia akan mudah berkembang,” kata Michael.
Menurutnya, antara usaha sendiri dan usaha beramai-ramai dalam jaringan, jelas yang lebih menghasilkan adalah dengan cara usaha beramai-ramai.
Soal potensi bisnisnya, kata Michael, jika berbicara network marketing pihaknya memberikan komisi besar dan reward trip kepada para membernya. Juga terdapat berbagai kemudahan yang diberikan kepada member dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)
Editor: Aas Arbi











