CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Empat anggota DPRD Kota Cilegon diusulkan dipecat dan diganti melalui proses pergantian antar waktu (PAW).
Tiga partai mengusulkan PAW untuk anggotanya. Mereka adalah Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya.
Golkar mengusulkan PAW untuk Tohir. Sedangkan Demokrat mengusulkan PAW untuk Rahmatulloh.
Adapun Partai Berkarya mengulkan PAW untuk Buhaeti dan Iing Mudzakir.
Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj mengaku sudah menerima usulan PAW tersebut.
“Saat ini yang sudah saya terima ada 3 partai yang masuk mengajukan PAW. Dari Golkar, Berkarya, sama Demokrat,” kata Isro ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Cilegon, Senin 7 Agustus 2023.
Dikatakan Isro, DPD Partai Golkar Cilegon melalui Fraksi Golkar mengajukan PAW kepada Tohir lantaran pindah partai.
Menurut Isro, dari DPD Partai Berkarya melalui Fraksi Berkarya mengajukan PAW terhadap dua nama. Iing Mudzakir digantikan Munanudin. Sementara Buhaiti Romli digantikan Sayuni.
“Demokrat sudah saya terima Rahmatulloh digantikan siapa, lupa namanya,” katanya.
Isro mengaku tidak akan memperlambat proses PAW. Saat ini, DPRD Cilegon akan meminta penjelasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon terkait dengan nama yang diusulkan menggantikan memang benar suara terbanyak selanjutnya.
“Untuk urusan Berkarya tidak gegabah karena yang di PAW juga bersurat ke kami tentang keberatannya. Intinya kami tidak akan mempersulit proses PAW ini, nanti siapa yang sudah selesai dulu bisa langsung proses PAW, tanpa harus berbarengan,” katanya.
Ketua DPW Partai Berkarya Banten Alfauzi Salam mengatakan, pihaknya telah mengusulkan PAW terhadap 2 Anggota DPRD Cilegon Iing Mudakir yang akan digantikan Munanudin dan Buhaiti Romli yang akan digantikan Sayuni. Iing Mudakir pindah ke PPP dan Buhaiti ke PAN.
“Kami sudah menyampaikan suratnya beberapa waktu lalu ke DPRD Cilegon,” kata Alfauzi Salam.
Ia menambahkan, terkait adanya 2 Anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Berkarya, lantaran Dimas Saputra baru diketahui pindah ke Partai Gerindra beberapa waktu lalu.
Sementara, Sabihis sampai saat ini belum diketahui pindah ke partai manapun.
“Dimas nanti juga akan di PAW menyusul karena pindah ke Gerindra, kalau Pak Sabihis kita tidak tahu pindah ke partai mana, kalau tetap di Berkarya ya tidak di PAW,” katanya. (*)
Reporter Bayu Mulyana











