SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Di hari jadinya yang ke-16 tahun, Kota Serang tentu memiliki sejumlah permasalahan yang saat ini belum teratasi oleh Pemerintah Daerah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang juga diminta agar dapat lebih mengintrospeksi diri atas apa yang belum terselesaikan pekerjaan rumah (PR) hingga saat ini.
Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Jendral Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang, Muhammad Nafial Hadi.
Menurutnya, perayaan HUT Kota Serang ke-16 tahun seharusnya tidak hanya menjadi seremonial belaka saja. Namun lebih kepada sebuah panggilan untuk introspeksi kolektif.
“Bukan hanya introspeksi dari pemerintahnya saja, namun pemerintah harus bisa menumbuhkan sikap introspeksi dalam setiap lini masyarakat. Karena Kota Serang masih memiliki berbagai tantangan dalam hal,” ujarnya, Rabu 9 Agustus 2023.
Ia mengatakan, dalam hal ini seperti penyediaan akses pendidikan yang merata, peluang pekerjaan bagi generasi muda, serta infrastruktur publik yang memadai.
“Kami berharap momen ini dapat menjadi titik balik bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja bersama, mengatasi ketidaksetaraan, dan meningkatkan kualitas hidup bagi seluruh warga,” katanya.
Ia juga meminta agar Pemkot Serang dapat mengelola kebudayaan untuk menjaga kearifan lokal, serta dapat menjaga lingkungan agar tetap lestari.
“Kami mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk lebih berfokus pada keberlanjutan, konservasi, dan upaya pelestarian warisan budaya,” ucapnya.
Pihaknya juga meminta, pada hari jadi Kota Serang yang ke-16 tahun harus dijadikan momentum untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menggunakan akses informasi dengan bijak.
“Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal perlu ditingkatkan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai dampak positif dan negatif dari teknologi informasi yang semakin canggih, tanpa melupakan local wisdom yang ada di Kota Serang ini,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi











