RADARBANTEN.CO.ID – Suka cita merayakan Kemerdekaan HUT ke-78 RI tak hanya dirasakan di Tanah Air. Ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jerman juga merasakan hal yang sama.
Meski berada di Benua Eropa, mereka dengan penuh kebagian merayakan momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia.
Rangkaian peringatan HUT ke-78 RI dilakukan dengan prosesi upacara terlebih dahulu. Upacara digelar di Wisma Duta Besar Indonesia di Berlin dan diikuti dari seluruh home staff dan localstaff, Dharwa Wanita Persatuan (DWP) KBRI Berlin, serta perwakilan komunitas masyarakat yang diundang.
Bertindak sebagai komandan upacara pengibaran bendera adalah Atase Kepolisian Kombes Pol Shinto Silitonga, dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman Arif Havas Oegroseno sebagai inspektur upacara.
Pasukan pengibar bendera dengan komposisi 9 orang telah dilatih secara intensif sejak pertengahan Juni 2023 oleh Atase Pertahanan Kolonel Infanteri Budi Wibowo dan Asisten Athan Mayor (Sus) Ihcsan Wira Satya. Pembaca teks Proklamasi dalam upacara tersebut dipercayakan kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin Prof Dr Ardi Marwan. Upacara berlangsung sederahana dan peserta mengikuti dengan penuh khidmat.
“Perangkat upacara tampak profesional menjalankan tahapan acara dan sebagai warga Indonesia di Jerman, kami sungguh terkesan dapat mengikuti kegiatan upacara bendera ini,” kata Randa Pardede (30), perwakilan WNI dari Rostock dalam siaran pers yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 19 Agustus 2023.
Randa mengatakan, setelah upacara digelar pesta rakyat. Dalam pesta rakyat, beragam hiburan disajikan oleh panitia, terutama dengan penampilan yang juga atraktif bagi warga yang hadir.
“Lagu-lagu nasional dan tradisional dari beragam daerah di Indonesia bergantian ditampilkan. Tidak hanya dihibur dengan lagu-lagu bernuansa Indonesia, pengunjung juga bisa menikmati beragam masakan Indonesia di 12 tenda yang sudah disiapkan panitia, mulai dari nasi padang, nasi kuning, mi ayam bakso, kue-kue tradisional,” ungkap Randa.
Salah seorang WNI asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Mimi Sluter mengaku sangat senang dengan kegiatan di momen HUT ke-78 RI. Perempuan yang sudah lama tinggal di Hannover tersebut merasa terobati akan kerinduan kampung halaman.
“Kerinduan kami bertemu teman dan kerabat Indonesia di Jerman terobati di wisma ini, tambah ramai dengan hadirnya beragam hiburan dan makanan dari panitia. Apresiasi luar biasa untuk KBRI Berlin yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik,” kata Mimi.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Papua (PMP) Reza Dani Rumbiak mengatakan, dalam memperingati HUT ke-78 RI diadakan berbagai perlombaan bagi WNI. Perlombaan tersebut diikuti oleh beragam kelompok umur dan sukses menjadi hiburan bagi WNI.
“Untuk anak-anak ada lomba joget balon dan makan kerupuk, untuk dewasa baik putra dan putri paling seru dengan lomba tarik tambang. Sebanyak 18 tim berlomba tarik tambang untuk memperebutkan hadiah menarik berupa voucher belanja senilai 75 Euro per orang, 6 tim perempuan dan 12 tim laki-laki. Suasana semakin seru ketika sudah masuk ke final,” tutur Reza.
Ketua Panitia HUT RI-ke 78 KBRI Berlin Ahmad Bawazier menambahkan, berdasarkan data dari front desk, sebanyak 1.000 warga Indonesia hadir dalam Pesta Rakyat tersebut. Jumlah tersebut jauh lebih besar jumlahnya dibandingkan pada tahun lalu yang berjumlah sekitar 600 orang.
“Panitia Hari Ulang Tahun ke-78 KBRI Berlin mempersiapkan beragam doorprize menarik sebagai persembahan untuk warga Indonesia dalam kegiatan Pesta Rakyat. Total ada 78 unit barang, sesuai dengan peringatan Hari Ulang Tahun RI yang ke-78. Ada sepeda, HP, setrika, tape-radio, earphone, voucher belanja juga tiket penerbangan Jerman-Bali untuk 3 orang,” tutur Ahmad.
Reporter: Fahmi
Editor : Aas Arbi












